Sofifi – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXVIII/Moloku Kie Raha, Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus, S.E., M.M., meninjau langsung lahan seluas lima hektare yang diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XXVIII/Moloku Kie Raha beserta fasilitas pendukung satuan di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Selasa (3/11/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan serta melihat secara langsung potensi kawasan yang akan dikembangkan sebagai pusat komando dan koordinasi satuan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan pembentukan dan pengembangan organisasi Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha, khususnya dalam memenuhi kebutuhan gedung perkantoran dan infrastruktur pendukung operasional.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi sejumlah pejabat Kodam meninjau lahan Kompi Khusus 732 seluas lima hektare. Kawasan ini direncanakan menjadi lokasi pembangunan gedung utama Makodam sekaligus sejumlah fasilitas bagi unsur satuan jajaran.
Peninjauan difokuskan pada kondisi fisik dan potensi lahan sebagai dasar perencanaan pembangunan kompleks perkantoran. Aspek yang menjadi perhatian meliputi penataan kawasan, kebutuhan fasilitas administrasi, ruang koordinasi komando, serta infrastruktur yang menunjang aktivitas dan pelaksanaan tugas operasional prajurit.
Selain memastikan kesiapan lokasi pembangunan, Pangdam juga menerima paparan dari Kepala Zeni Kodam (Kazidam) mengenai rencana induk atau “master plan” pembangunan Makodam XXVIII/Moloku Kie Raha.
Paparan tersebut mencakup konsep pembangunan, desain bangunan, penataan kawasan perkantoran, hingga rencana penyediaan berbagai infrastruktur pendukung satuan. Rencana induk tersebut menjadi acuan awal dalam menentukan arah pengembangan kawasan agar pembangunan dapat dilaksanakan secara terencana, terukur, dan sesuai kebutuhan organisasi.
Pangdam menekankan pentingnya perencanaan yang matang, terutama dalam memastikan kesiapan lahan dan kelengkapan infrastruktur yang akan dibangun. Setiap fasilitas diharapkan memiliki fungsi yang jelas serta mampu mendukung kebutuhan organisasi, sehingga tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik gedung, tetapi juga efektivitas pemanfaatannya dalam menunjang tugas satuan.
Sebelum meninjau lahan Kompi Khusus 732, Pangdam bersama rombongan terlebih dahulu mengunjungi lahan hibah seluas 10.400 meter persegi di Desa Akekolano, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan. Lahan tersebut merupakan hibah dari H. A. Rahman Adrias, warga asal Toloa, Tidore, yang direncanakan untuk pembangunan sejumlah fasilitas pendukung Kodam.
Fasilitas yang direncanakan meliputi lapangan olahraga, tempat ibadah, dan area parkir. Keberadaan sarana tersebut diproyeksikan untuk menunjang kebutuhan personel, pembinaan fisik, kegiatan keagamaan, serta aktivitas pendukung lainnya di lingkungan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha.
Di lokasi yang sama, Pangdam juga melihat bangunan pondok yang selama ini dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan anak-anak santri. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam memberikan perhatian terhadap keberlangsungan kegiatan pendidikan agar tetap terjaga dan dapat dikembangkan dengan lebih baik.
Melalui rangkaian peninjauan dan pemaparan rencana induk tersebut, persiapan pembangunan Makodam XXVIII/Moloku Kie Raha diharapkan semakin terarah. Pengembangan kawasan nantinya tidak hanya mencakup pembangunan gedung utama, tetapi juga kelengkapan infrastruktur dan fasilitas satuan yang terintegrasi.
Kesiapan sarana dan prasarana tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas organisasi, koordinasi komando, serta kesiapan operasional Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha dalam menjalankan tugas pertahanan di wilayah Maluku Utara.
Sumber: Topikberita
































Komentar