Sofifi – Untuk memperkuat sinergitas antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Panglima Kodam (Pangdam) XXVIII/Moloku Kie Raha Mayjen TNI. Nefra Firdaus beserta rombongan melakukan kunjungan silaturahmi ke Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman pada , Selasa, 3 November 2026.
Mayjen TNI. Nefra Firdaus beserta rombongan diterima di ruang kerja Kapolda Malut yang didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda dan jajaran Kodam.
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Maluku Utara.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Maluku Utara menyambut baik kunjungan silaturahmi Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha beserta rombongan. Ia menegaskan bahwa komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang solid antara TNI dan Polri merupakan faktor penting dalam menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif.
Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif budiman berharap sinergitas yang selama ini telah terjalin dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam mengantisipasi serta menangani potensi konflik sosial maupun berbagai tantangan keamanan, sekaligus mendukung pelaksanaan pembangunan di wilayah Maluku Utara.
Sementara itu, Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha Mayjen TNI. Nefra Firdaus menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Kapolda Maluku Utara beserta jajaran dalam kunjungan silaturahmi tersebut.
Pangdam menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat soliditas dan sinergitas TNI-Polri, serta membangun koordinasi dan kerja sama yang baik antara Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha dan Polda Maluku Utara dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.
Melalui pertemuan ini, diharapkan hubungan baik dan kolaborasi antara TNI dan Polri semakin kuat sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya stabilitas keamanan serta mendukung kemajuan dan pembangunan di Provinsi Maluku Utara.
Reporter: Nurni Abdullah
































Komentar