Bursa Calon Makayoa Mengemuka, Iksan Maujud Siap Bertarung

Sofifi – Bursa calon Ketua Ikatan Keluarga Besar Makian-Kayoa (Makayoa) Provinsi Maluku Utara mulai diwarnai persaingan lintas generasi. Iksan Maujud, mantan wartawan yang kini berprofesi sebagai advokat, menyatakan keseriusannya untuk ikut memperebutkan kursi pimpinan organisasi paguyuban tersebut dalam musyawarah yang dijadwalkan berlangsung November 2026.

Kemunculan Iksan menambah daftar figur yang diperbincangkan menjelang musyawarah. Sebelumnya, nama Sarbin Sehe dan Ikram Malan Sangadji juga disebut masuk dalam bursa calon ketua organisasi yang menghimpun masyarakat asal Makian dan Kayoa tersebut.

Berbeda dengan sekadar menyatakan kesiapan maju, Iksan memilih terlebih dahulu membangun komunikasi dengan para sesepuh Makian-Kayoa. Ia berencana menemui sejumlah tokoh senior di Ternate dan Jakarta untuk menyampaikan niat sekaligus meminta pandangan dan restu.

β€œSaya akan coba silaturahmi dengan sesepuh di Ternate dan Jakarta untuk meminta restu. Kalau saya mendapat restu, barulah disusun visi dan misi serta program untuk ditawarkan ke forum musyawarah nanti,” kata Iksan, di Sofifi, Jumat 30 Oktober 2026.

Menurut Iksan, Makayoa merupakan organisasi bersama yang kepemimpinannya harus mampu mengakomodasi seluruh lapisan masyarakat Makian-Kayoa. Karena itu, regenerasi kepemimpinan menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan organisasi.

β€œPaguyuban besar Makayoa ini milik semua orang Makian dan Kayoa di Maluku Utara. Ini kesempatan emas bagi figur muda untuk ikut mengambil bagian dalam kontestasi yang rencananya akan digelar pada November ini,” ujarnya.

Iksan bukan sosok yang sepenuhnya baru di dunia profesional Maluku Utara. Ia pernah berkarier sebagai wartawan Seputar Malut sebelum menekuni profesi advokat. Saat ini, ia juga diketahui menjadi kuasa hukum PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), salah satu perusahaan pertambangan yang beroperasi di Maluku Utara.

Namun, sebelum membawa gagasan kepemimpinannya ke forum musyawarah, Iksan menganggap komunikasi dengan para tokoh senior sebagai langkah awal yang perlu ditempuh. Ia belum merinci program yang akan ditawarkan karena masih menunggu hasil konsolidasi dengan keluarga besar Makian-Kayoa.

Munculnya sejumlah nama dalam bursa ketua memperlihatkan dinamika menjelang pergantian kepemimpinan Makayoa. Musyawarah November mendatang akan menjadi forum bagi keluarga besar Makian-Kayoa untuk menentukan arah organisasi, termasuk bagaimana memperkuat solidaritas, membuka ruang regenerasi, dan menjaga peran paguyuban di tengah masyarakat Maluku Utara.

Dengan masuknya Iksan, kontestasi Makayoa kini turut menghadirkan wacana keterlibatan figur muda. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan peserta musyawarah.


Sumber: RRI Ternate

nama-iklan

Komentar