Ternate β Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Amien Suyitno, mengapresiasi capaian PHTC Maluku Utara. Apresiasi tersebut diberikan atas keberhasilan Kanwil Kemenag Maluku Utara menyelesaikan pembangunan 51 titik madrasah tepat waktu.
Penghargaan itu disampaikan setelah Dirjen Pendis menerima laporan capaian Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Tahun 2025. Laporan pertama disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Malut, Yamin Latief Tjokra, saat pertemuan di Jakarta.
Laporan berikutnya disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Malut, Amar Manaf, dalam Rapat Koordinasi PHTC. Kegiatan tersebut berlangsung di Muara Hotel Ternate, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Dalam laporannya, Amar menjelaskan penyelesaian pembangunan di 51 titik merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran. Capaian tersebut didukung koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Maluku Utara dan para pemangku kepentingan.
Di hadapan peserta rapat koordinasi, Amien menyampaikan apresiasi atas keseriusan jajaran Kemenag Maluku Utara. Peserta kegiatan terdiri atas Kepala Kemenag kabupaten/kota, pengawas, kepala madrasah, dan guru dari Ternate serta Tidore.
“Saya apresiasi sekali keseriusan Maluku Utara dalam mengawal pembangunan PHTC Tahun 2025,” kata Amien. Ia menegaskan, program tersebut merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Menurutnya, pelaksanaan PHTC membutuhkan keseriusan, koordinasi, dan pengawasan agar manfaatnya dirasakan satuan pendidikan. Program ini juga diarahkan untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan melalui pembangunan dan penguatan sarana prasarana.
Penyelesaian pembangunan di 51 titik menjadi capaian tersendiri bagi Maluku Utara yang memiliki wilayah kepulauan. Tantangan geografis dan distribusi logistik membutuhkan koordinasi intensif selama proses pembangunan berlangsung.
Usai menghadiri rapat koordinasi, Amien bersama rombongan mengunjungi MTs Negeri 1 Ternate. Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau salah satu bangunan madrasah yang masih membutuhkan renovasi.
Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi sarana dan prasarana pendidikan di madrasah tersebut. Langkah ini sekaligus mengidentifikasi kebutuhan perbaikan guna mendukung keamanan dan kenyamanan proses pembelajaran.
Kepala Kanwil Kemenag Maluku Utara berharap perhatian pemerintah pusat terhadap fasilitas madrasah terus ditingkatkan. Dengan demikian, dukungan infrastruktur juga dapat menjangkau madrasah yang masih membutuhkan perbaikan.
PHTC diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta didik. Ketersediaan fasilitas yang memadai diharapkan menunjang layanan pendidikan berkualitas bagi generasi muda di wilayah kepulauan.
Capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi Kementerian Agama dalam mendukung pembangunan nasional melalui sektor pendidikan. Upaya ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Sumber: RRI Ternate




































Komentar