Gubernur Sherly: Aduan Siswa Jadi Alat Awasi Dana BOS di Maluku Utara

Tidore – Pemerintah Provinsi Maluku Utara membuka kanal pengaduan kondisi sekolah untuk memberi ruang kepada siswa dan masyarakat melaporkan kebutuhan fasilitas pendidikan. Aduan tersebut sekaligus diarahkan menjadi instrumen pengawasan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).

Kanal pelaporan itu disediakan melalui situs https://kondisisekolah.gubsherly.com/. Masyarakat dapat menyampaikan informasi mengenai kondisi sarana dan prasarana sekolah yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos mengatakan, setiap aspirasi yang disampaikan siswa maupun masyarakat harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret. Pemerintah tidak boleh membiarkan laporan hanya berhenti sebagai catatan tanpa penyelesaian.

Hal tersebut disampaikan Sherly saat mengunjungi SMAN 1 Tidore dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu, 28 Oktober 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia bersama Wali Kota Tidore Kepulauan dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara mendengarkan langsung aspirasi para pelajar, terutama mengenai kebutuhan fasilitas sekolah.

Menurut Sherly, kanal pengaduan tersebut diharapkan membantu pemerintah mengawal pemanfaatan dana BOS dan BOSDA agar lebih transparan dan tepat sasaran. Dengan begitu, anggaran pendidikan benar-benar dirasakan manfaatnya melalui perbaikan fasilitas dan peningkatan kualitas lingkungan belajar.

Ia juga mendorong para pelajar agar tidak takut menyampaikan pendapat maupun mengungkapkan persoalan yang mereka hadapi di lingkungan sekolah.

Bagi Sherly, keberanian generasi muda menyuarakan persoalan harus diimbangi dengan kesediaan pemerintah untuk mendengar, mengambil tindakan, dan menunjukkan hasil penyelesaiannya.

Momentum Sumpah Pemuda, kata dia, bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi juga kesempatan membangun keberanian generasi muda untuk mengambil inisiatif dan mendorong perubahan.

Ia menegaskan, persatuan tidak hanya dimaknai sebagai berdiri bersama, tetapi juga bekerja sama menyelesaikan berbagai persoalan, termasuk memperbaiki kualitas pendidikan di Maluku Utara.


Sumber: RRI Ternate

nama-iklan

Komentar