Pertamina Tambah Pasokan Pertalite di SPBU Bobong, Stok BBM Dipastikan Aman

Taliabu – Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 86.977.14 Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, dalam kondisi aman. Perusahaan juga menambah pasokan Pertalite sebanyak 10 ribu liter untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kelancaran distribusi BBM di wilayah tersebut.

Penyaluran BBM ke SPBU Bobong dilakukan melalui jalur laut dari Fuel Terminal Sanana. Karena itu, Pertamina terus mengatur jadwal pengiriman dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar pasokan BBM tiba sesuai perencanaan, tanpa mengabaikan aspek keselamatan pelayaran.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, mengatakan penguatan stok BBM telah dilakukan melalui pengiriman pada 29 Oktober 2026. Dalam pengiriman tersebut, Pertamina memasok 80 ribu liter Pertalite, 10 ribu liter Pertamax, 10 ribu liter Biosolar, dan 2 ribu liter Dexlite.

“Pertamina Patra Niaga menambah alokasi tambahan suplai Pertalite sebanyak 10 ribu liter pada pengiriman 29 Oktober lalu. Pada bulan-bulan sebelumnya, Pertalite disuplai sebanyak 70 ribu liter,” kata Bramantyo, Senin, 2 November 2026.

Berdasarkan pemantauan per 2 November 2026, stok BBM di SPBU Bobong masih tersedia dalam jumlah yang dinilai mencukupi. Rinciannya, Pertalite sebanyak 70 ribu liter, Pertamax 12 ribu liter, Biosolar 7 ribu liter, dan Dexlite 1.500 liter.

Pertamina juga memastikan penyaluran BBM penugasan jenis Pertalite dan BBM subsidi Biosolar kepada masyarakat tetap berjalan sesuai ketentuan pemerintah. Pengawasan dilakukan agar distribusi, khususnya BBM bersubsidi, tepat sasaran dan sesuai aturan yang berlaku.

Selain menjaga ketersediaan pasokan, Pertamina turut memperhatikan kelancaran aktivitas pengisian BBM di SPBU Bobong. Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, perusahaan berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Pulau Taliabu, terutama pada waktu-waktu dengan intensitas lalu lintas tinggi.

Petugas SPBU juga disiagakan untuk mengatur antrean dan alur pengisian kendaraan. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan pelayanan yang lebih tertib, lancar, dan nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan BBM.

Bramantyo mengatakan Pertamina akan terus memantau stok seluruh produk BBM, proses pengiriman, hingga estimasi kedatangan kapal di Taliabu. Pemantauan juga dilakukan terhadap penyaluran BBM, terutama produk subsidi, agar tetap sesuai ketentuan.

“Kami akan terus melakukan monitoring berkala ketersediaan stok seluruh produk BBM, proses pengiriman serta estimasi kedatangan, dan juga penyalurannya khususnya subsidi agar sesuai aturan yang berlaku untuk menjaga layanan bagi masyarakat Taliabu dan sekitarnya,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pertamina berharap dukungan masyarakat dapat membantu menjaga kelancaran distribusi sekaligus memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga bagi seluruh warga Taliabu dan sekitarnya.


Sumber: RRI Ternate

nama-iklan

Komentar