Haltim –Β Penguatan budaya literasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup didorong hingga ke pelosok desa. Masyarakat desa juga berhak punya akses pada sumber pengetahuan dan informasi guna meningkatkan kecakapan hidup dengan hadirnya perpustakaan desa, rumah baca dan taman baca masyarakat di desa.
Guna menghadirkan akses pada sumber pengetahuan dan informasi yang inklusif lewat pengembangan budaya literasi dan minat baca, pemerintah lewat Perpustakaan Nasional pada tahun 2024 mendukung penguatan 10.000 perpustakaan desa dan taman bacaan masyarakat (TBM). Peningkatan kualitas layanan perpustakaan desa ini juga dilengkapi dengan pemberian buku-buku bacaan bermutu bagi anak dan buku keterampilan untuk mendukung produktivitas masyarakat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Halmahera Timur Bustam Latawan, S.Pd, Kamis (30/10/2026), mengatakan bahwa, perpustakaan sebagai pusat pengetahuan perlu adaptif dan relevan untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan di masyarakat serta memastikan akses sumber daya informasi bagi semua masyarakat.
“Perpustakaan harus bisa hadir mengikuti dinamika masyarakat di era digital dan fokus peningkatan literasi dan daya nalar masyarakat hingga ke pelosok desa,” kata Bustam Latawan, S.Pd saat di temui di ruang kerjanya, Jumat (30/10/2026).
Menurut Bustam, ada kebutuhan serius untuk memperbaiki kualitas pendidikan dan literasi di masyarakat. Dari hasil PISA 2022, skor literasi Indonesia turun 12 poin. Padahal, literasi menjadi fondasi dasar bagi tiap orang untuk mampu memanfaatkan sumber informasi teks dan nonteks untuk meningkatkan kualitas hidup.
Saat ini Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur memiliki 16 rumah baca dan sudah mempunyai NPP, dan memiliki 103 Perpustakaan Sekolah SD serta 47 Perpustakaan Sekolah SMP. Sementara di tahun 2023 Perpustakaan Halmahera Timur memiliki 1.276 Eksemplar, yang terdiri dari Rumah Baca Rimba 58 eksemplar, Rumah Baca Kartini 253 eksemplar dan Taman Baca Suara Faifiye 108 Eksemplar yang merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Sementara SD Inpres 1 Binagara memiliki 129 eksemplar, SD Inpres Lolobata memiliki 129 eksemplar, SMP Negeri 2 Wasile 106, β SMP Negeri 3 Maba 106 eksemplar, SD Inpres Buli Karya 129 eksemplar, β MTS Ulil Alban 129 eksemplar, SD Wayamli 129 eksemplar.
Sementara bantuan untuk di tahun 2025 yang didistribusikan pada tahun 2026 di Kabupaten Halmahera Timur adalah Rumah Baca Batu Raja 575 eksemplar, Rumah Baca Batu Raja 575 eksemplar, Rumah Baca Dodaga 575 eksemplar, Pustaka Insani Institute 440 eksemplar dan Taman Baca Suara Faifiye 557 eksemplar.
Peningkatan budaya litetasi hingga ke pelosok desa penting untuk mendongkrak kualitas budaya literasi bangsa. Kebiasaan membaca di masyarakat selain membaca kitab suci baru 45,72 persen.
βPerpustakaan, baik di sekolah maupun di masyarakat, dapat dimanfaatkan untuk ikut mendukung peningkatan kualitas literasi masyarakat. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan dengan kolaborasi untuk meningkatkan minat baca, lokakarya menulis, hingga meningkatkan kemamapun berpikir kritis masyarakat,β ujar Bustam.
Reporter: Risno M


































Komentar