Haltim – Kondisi jalan rusak di depan gerbang Pelabuhan Feri Subaim, Kecamatan Wasile, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara kembali menjadi sorotan warga.
Dari pantauan media ini di lokasi, Kamis (26/3/2026), ruas jalan tepat di depan pelabuhan tersebut mengalami kerusakan cukup parah, padahal usia proyek tersebut baru sekitar satu tahun lima bulan.
Kerusakan yang terlihat meliputi permukaan jalan yang berlubang dan retak hingga bagian depan mulai terkelupas.
Kondisi ini dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya pengguna jasa transportasi laut yang keluar-masuk pelabuhan.
Diketahui, proyek rehabilitasi jalan hotmix menuju Pelabuhan Feri Subaim tersebut bersumber dari APBD Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2024.
Pekerjaan ini dilaksanakan oleh CV Tunggal Jaya yang beralamat di Jalan Tulukabessy, Kota Ambon, Maluku.
Sementara itu, proyek tersebut berada di bawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halmahera Timur, dengan waktu pelaksanaan dimulai pada 14 Oktober 2024.
Adapun total pagu anggaran proyek yang digunakan sebesar Rp3,3 miliar.
Muis salah seorang warga Desa Subaim mempertanyakan kualitas pekerjaan proyek tersebut, mengingat usia jalan yang relatif baru namun sudah mengalami kerusakan signifikan.
“Dengan harapan agar pemerintah daerah segera melakukan evaluasi, serta perbaikan jalan rusak agar tidak membahayakan pengguna jalan,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditayangkan media ini masih berupaya menghubungi pihak kontraktor dan Dinas terkait. Namun, keduanya belum memberikan keterangan resmi.
Reporter: Adjam/BN












Komentar