Regional Burung Indonesia Gelar Eco Camp, Upaya Membentuk Kader Ekologis Maluku Utara

Tidore Kepulauan – Sebagai bagian upaya pengarusutamaan keanekaragaman hayati dan ekologis, Burung Indonesia menyelenggarakan Eco Camp ke 4 bagi generasi muda. Kegiatan tersebut berlangsung di Stasiun Penelitian Resort Tayawi, Taman Nasional Aketajawe Lolobata, Tidore Kepulauan sejak 30 Oktober hingga 1 November 2026.

Ketua Panitia Eco Camp, Andi Rahman menyampaikan bahwa Eco Camp menjadi ruang pertemuan anak muda untuk memahami lingkungan dan keanekaragaman hayati.

“Tujuan kegiatan ini sendiri untuk menjaring anak muda yang memiliki perhatian terhadap pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati yang nantinya akan saling terhubung dan menciptakan kaderisasi selanjutnya bagi anak muda lain khususnya di Maluku Utara,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, peserta Eco Camp tidak hanya dilatih sebagai peserta namun, juga dilatih menjadi fasilitator untuk kegiatan atau pertemuan selanjutnya.

“Para peserta melalui Eco Camp dipersiapkan untuk menjadi aktor yang mampu mengajak banyak pihak untuk memiliki kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati,” ujar Andi menambahkan.

Salah satu peserta yang berasal dari Bacan, Halmahera Selatan, Dela Suwarno (25) mengapresiasi kegiatan Eco Camp karena menjadi ruang pertukaran pengetahuan terkait ekologi dan keanekaragaman hayati. Di sisi lain, Eco Camp juga menjadi wadah bertemu anak muda dari berbagai wilayah di Maluku Utara untuk saling mengenal satu sama lain.

“Kegiatan ini menambah wawasan saya terkait isu ekologis di Maluku Utara dan mendapat teman – teman baru serta menjadi wadah untuk saling bertukar pikiran satu sama lain,” ucap Dela yang merupakan perwakilan dari Komunitas Pelestarian Satwa Sibela.

Peserta Eco Camp ke – 4 yang diselenggarakan oleh Burung Indonesia diikuti sebanyak 25 peserta dengan rentang usia 17 hingga 30 tahun. Dalam pelaksanaannya, Eco Camp dibagi ke dalam materi ruang dan praktik lapangan seperti pengamatan burung, serangga, dan pengamatan kualitas kesehatan sungai.

  • Burung Indonesia menyelenggarakan Eco Camp ke-4 bagi generasi muda sebagai upaya mengarusutamakan keanekaragaman hayati dan ekologis.
  • Kegiatan berlangsung di Stasiun Penelitian Resort Tayawi, Taman Nasional Aketajawe Lolobata, Tidore Kepulauan, pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.
  • Eco Camp bertujuan menjaring anak muda peduli pelestarian lingkungan untuk membentuk kaderisasi di Maluku Utara.
  • Ketua Panitia Eco Camp, Andi Rahman, menegaskan kegiatan ini menjadi ruang pertemuan anak muda untuk memahami lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Sumber: RRI Ternate

nama-iklan

Komentar