Tobelo – Masyarakat Kao Teluk geram soal pemadaman lampu tak beraturan dalam bulan suci ramadhan tahun 2026, karena terkesan pemadaman dilakukan semena-mena tanpa pemberitahuan resmi dari pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Tobelo dan Malifut.
Tokoh Pemuda Desa Akelamo Kao, Janwar Siapu kepada awak media ini menyampaikan, pihak PLN harus seriusi permasalahan pemadaman ini, jangan hanya mau ambil untungnya saja saat pembelian token listrik, Sabtu (28/02/2026).
“Sudah menjadi kebiasaan pihak PLN selama bulan suci Ramadhan selalu saja padamkan lampu tanpa pemberitahuan, padahal sebelum memasuki bulan ramadhan, mereka lakukan pemadaman dengan alasan penebangan pohon dan perbaikan jaringan persiapan bulan ramadhan, akan tetapi kenyataannya tetap padam,” ucapnya.
Terpisah, Anggota BPD Akelamo Kao Rais Hi Umar mengatakan, seharusnya pihak PLN sebelum melakukan pemadaman terlebih dahulu melakukan pemberitahuan ke Pemerintah Desa, agar supaya Pemerintah Desa mensosialisasikan ke masyarakat soal pemadaman.
Menurut Rais Hi Umar, Kalau memang PLN Malifut tidak mampu melayani hingga ke Kao Teluk, maka alihkan saja ke PLN Sofifi, agar jangan membebani kapasitas daya yang tersedia.
“Jadi ini juga harus menjadi atensi Pemerintah Daerah Kabupaten dan Propinsi soal pemadaman listrik ini, sebab pemadaman ini sudah hampir seluruh wilayah Kabupaten Halmahera Utara,” tutupnya.
Reporter: Rijal B












Komentar