Halut – Pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Halmahera Utara menggelar rapat guna mematangkan persiapan kontingen yang akan berlaga pada ajang Pesparawi Nasional 2026. Rapat tersebut berlangsung di Resto Tazuka, Tobelo, dan dihadiri seluruh jajaran pengurus LPPD Halut.
Rapat dipimpin Ketua LPPD Halut, E.J. Papilaya yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara, didampingi Sekretaris LPPD Halut Hans Loleng.
Dalam arahannya, Papilaya menekankan pentingnya persiapan yang terencana dan terukur agar kontingen Halmahera Utara dapat tampil maksimal dalam ajang tingkat nasional tersebut. Ia meminta seluruh pengurus terlibat aktif dalam proses pembinaan serta pendampingan peserta selama masa latihan.
“Jadwal latihan harus disusun secara sistematis dan dilaksanakan secara disiplin agar kesiapan peserta benar-benar optimal saat mengikuti perlombaan,” ujar E.J Papilaya, Kamis 5 Maret 2026.
Selain itu, LPPD Halut juga akan berkoordinasi dengan LPPD Provinsi Maluku Utara terkait kebutuhan pelatih yang kompeten. Upaya ini dilakukan untuk memastikan proses pembinaan peserta berjalan maksimal, termasuk dengan menghadirkan pelatih berpengalaman di tingkat nasional.
Sekretaris LPPD Halut Hans Loleng menambahkan, pihaknya berharap seluruh pengurus dapat menjalankan tugas pendampingan secara serius selama proses persiapan berlangsung.
Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Halmahera Utara akan mewakili Provinsi Maluku Utara pada enam kategori lomba dengan jumlah peserta terbanyak. Enam kategori tersebut meliputi Paduan Suara Dewasa Campuran, Paduan Suara Remaja-Pemuda, Paduan Suara Wanita, Solis Anak, Solis Pemuda Putri, serta Musik Gereja Nusantara.
Dalam waktu dekat, LPPD Halut juga berencana melakukan peninjauan ke Kota Manokwari, Papua Barat, yang menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional 2026.
“Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan sarana dan prasarana, terutama terkait akomodasi bagi para peserta,”kata Hans.
Sebagai kontingen dengan jumlah peserta terbesar dari Maluku Utara, Halmahera Utara membutuhkan perencanaan matang, baik dari sisi teknis, administrasi, maupun logistik, agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.
Sumber: RRI Ternate












Komentar