Halut – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tobelo menggelar sosialisasi edukatif bagi perangkat desa masyarakat dan Desa Paca, Halmahera Utara, Rabu 26 Februari 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan ketenagalistrikan sekaligus mendorong pemanfaatan layanan kelistrikan berbasis digital.
General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, menegaskan bahwa aspek keselamatan merupakan prioritas utama perusahaan dalam setiap operasional. Menurutnya, PLN tidak hanya fokus pada ketersediaan pasokan listrik, tetapi juga memastikan masyarakat memahami potensi risiko serta langkah-langkah pencegahannya.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin memastikan seluruh masyarakat, termasuk di Desa Paca, memahami cara menggunakan listrik secara aman serta menjaga jarak dari jaringan listrik. Melalui edukasi yang berkelanjutan, kami berharap potensi kecelakaan dapat ditekan semaksimal mungkin,” ujar Soeratmoko.
Ia menambahkan, transformasi layanan melalui digitalisasi menjadi bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Melalui aplikasi PLN Mobile, masyarakat dapat memperoleh kemudahan, kecepatan, dan transparansi layanan tanpa harus datang langsung ke kantor.
“PLN Mobile kami hadirkan untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan transparansi layanan. Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan kelistrikan secara mandiri tanpa harus datang ke kantor layanan,” ucapnya.
Dalam pemaparannya, tim PLN ULP Tobelo memberikan edukasi terkait penggunaan listrik yang aman di lingkungan rumah tangga. Warga diingatkan mengenai bahaya sentuhan langsung maupun tidak langsung dengan instalasi listrik serta pentingnya menjaga jarak aman minimal tiga meter dari jaringan listrik.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak membangun bangunan, memasang papan reklame, atau melakukan aktivitas berisiko di sekitar kabel listrik guna mencegah potensi kecelakaan.
PLN ULP Tobelo memastikan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan. Masyarakat juga diajak berperan aktif menjaga jaringan kebocoran dengan segera melaporkan gangguan atau kerusakan aset kelistrikan demi keamanan bersama.
Sejalan dengan edukasi keselamatan, warga Desa Paca diperkenalkan langsung dengan fitur-fitur aplikasi PLN Mobile melalui peningkatan penggunaan. Peserta mengajarkan cara membeli token, membayar tagihan listrik, hingga melaporkan gangguan melalui telepon seluler. Layanan digital ini memungkinkan pelanggan menyatukan konsumsi listrik dan memperoleh respons teknis lebih cepat.
Perangkat Desa Paca menyampaikan apresiasi atas inisiatif PLN yang turun langsung ke tengah masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran tim PLN yang mau turun langsung ke desa kami. Dengan adanya sosialisasi ini, warga kami kini lebih mengenali potensi bahaya listrik dan mengetahui apa yang harus dilakukan. Kami juga sangat terbantu karena sekarang warga bisa melaporkan gangguan secara langsung lewat aplikasi tanpa harus pergi jauh ke kantor PLN,” katanya.
Kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi konstruktif antara PLN dan masyarakat Desa Paca. Dengan meningkatnya pemahaman terkait keselamatan kelistrikan serta optimalisasi layanan digital, PLN ULP Tobelo optimistis kualitas pelayanan akan semakin andal dan responsif bagi warga.
Sumber: RRI Ternate













Komentar