NHM Kampanyekan Pengurangan Sampah Plastik bagi Pelajar Tobelo

Humas & CSR40 Dilihat

Tobelo – Indonesia menghasilkan sekitar 68 juta ton sampah setiap tahun, dengan hampir seperlimanya berupa sampah plastik. Menyikapi persoalan tersebut, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menggelar aksi bersih lingkungan sekaligus membagikan 250 tumbler kepada pelajar di Kota Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pelabuhan Tobelo, Desa Rawajaya, pada Sabtu 28 Februari 2026 itu merupakan bagian dari Gerakan Nasional Indonesia ASRI. Aksi tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi NHM dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Halmahera Utara.

Kegiatan difokuskan pada pembersihan sampah plastik yang banyak ditemukan di kawasan pelabuhan, salah satu ruang publik strategis di Tobelo. Perwakilan NHM yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut yakni Irwan Malaka dari Yayasan NHM Peduli dan Dodi Panudu dari Departemen Government Relations & Permitting.

Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam aksi tersebut, di antaranya Sekretaris Daerah Halmahera Utara E.J. Papilaya, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Alex Donald M.L. Gaol, serta Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Utara Bambang Sunoto, bersama unsur TNI-Polri dan pemangku kepentingan lainnya.

Mewakili Bupati Halmahera Utara, Sekda E.J. Papilaya menegaskan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan memerlukan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.

“Momentum Ramadan ini menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan bentuk tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih mencerminkan kepedulian kita terhadap alam,” ujarnya.

Selain menggelar aksi bersih, NHM juga menjadi sponsor utama kegiatan dengan membagikan 250 tumbler kepada pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK di Tobelo. Program ini bertujuan mendorong perubahan perilaku masyarakat sejak dini, khususnya dalam mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.

Irwan Malaka mengatakan edukasi mengenai kebiasaan membawa wadah minum sendiri merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar dalam mengurangi sampah plastik.

“Perubahan besar bisa dimulai dari kebiasaan kecil. Kami berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan di sekolah maupun di lingkungan keluarga,” katanya.

Sebagai perusahaan yang menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan, NHM menempatkan pengelolaan lingkungan sebagai bagian penting dari operasional perusahaan. Keterlibatan dalam peringatan HPSN 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung upaya nasional pengurangan sampah serta pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.


Sumber: RRI Ternate

nama-iklan

Komentar