Gerakan Perlawanan Islam-Irak Peringatkan Negara-negara Eropa agar Tidak Terlibat Perang dengan Iran

Timur Tengah7 Dilihat

Irak – Koalisi faksi-faksi perlawanan Irak anti-teror telah memperingatkan negara-negara Eropa agar tidak berpihak kepada Amerika Serikat dan Israel, serta terlibat langsung dalam agresi militer yang sedang berlangsung terhadap Iran.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, Perlawanan Islam di Irak memperingatkan bahwa “kekuatan-kekuatan jahat dan penindas” telah bersatu untuk merusak martabat dan kehormatan bangsa-bangsa merdeka, menyebarkan korupsi di seluruh dunia, dan memaksakan kehendak mereka kepada rakyat.

“Hal ini karena mereka tidak akan pernah mampu mencapai tujuan mereka, karena para pejuang yang gigih, teguh, dan tangguh tidak pernah dan tidak akan pernah tunduk pada kekuatan arogan global, sebesar apa pun upaya mereka,” bunyi pernyataan tersebut.

Kelompok Perlawanan Islam di Irak menambahkan bahwa rezim Israel dan AS sedang berusaha sekuat tenaga untuk mengulur waktu sekutu mereka dalam perang agresi melawan Republik Islam Iran.

“Setiap negara yang berpartisipasi dalam serangan tersebut akan dianggap sebagai musuh bagi bangsa dan kesucian kita. Oleh karena itu, pasukan dan aset mereka di Irak dan di seluruh Asia Barat akan dianggap sebagai target yang sah sebagai pembalasan atas keterlibatan mereka dalam perang anti-Iran.”

Peringatan ini muncul ketika beberapa negara Eropa, termasuk Inggris, Prancis, dan Jerman, telah mengisyaratkan kesediaan untuk bergabung dengan AS dan Israel dalam agresi berkelanjutan mereka terhadap Iran. Prancis bahkan telah mengirimkan kapal induk ke wilayah tersebut.

Kelompok perlawanan Irak menembak jatuh pesawat tak berawak MQ-9 Reaper milik AS.

Sementara itu, para pejuang perlawanan Irak mengumumkan telah mencegat dan menembak jatuh sebuah pesawat nirawak canggih MQ-9 Reaper di langit di atas Provinsi Salahuddin.

AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari, dalam tindakan agresi tanpa provokasi, dengan membunuh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei dan banyak komandan militer senior.

Sejak saat itu, mereka telah menargetkan lokasi-lokasi di seluruh negeri, termasuk sekolah, rumah sakit, dan kompleks olahraga.

Iran membalas dengan meluncurkan rudal dan drone ke sasaran di dalam wilayah pendudukan Israel serta pangkalan-pangkalan Amerika di seluruh wilayah tersebut.


Sumber: Presstv.ir

nama-iklan

Komentar