Serangan IRGC Menargetkan Kapal Tanker Minyak AS di Teluk Persia

Timur Tengah36 Dilihat

Teheran – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pasukan angkatan lautnya telah menyerang sebuah kapal tanker minyak Amerika di Teluk Persia utara, dan membakarnya.

Dalam sebuah pernyataan, IRGC mengatakan bahwa kapal tersebut terkena serangan pada Kamis pagi dan saat ini terbakar.

“Kami sebelumnya telah mengumumkan bahwa berdasarkan peraturan dan ketentuan internasional, kendali atas lalu lintas melalui Selat Hormuz berada di tangan Republik Islam Iran selama masa perang,” tambahnya.

“Semua orang harus patuh,” tegas pasukan elit tersebut.

IRGC sebelumnya telah memperingatkan bahwa kapal militer dan komersial milik AS, rezim Israel, negara-negara Eropa, dan pendukung mereka tidak akan diizinkan melewati wilayah tersebut dan pasti akan diserang jika terdeteksi, demikian pernyataan tersebut.

Amerika Serikat dan Israel memulai babak baru agresi udara terhadap Iran pada 28 Februari, sekitar delapan bulan setelah mereka melakukan serangan tanpa provokasi terhadap negara tersebut. Serangan-serangan itu menyebabkan gugurnya Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan lebih dari 1.045 warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, serta komandan militer.

Iran mulai dengan cepat membalas serangan tersebut dengan melancarkan rentetan serangan rudal dan pesawat tak berawak ke wilayah yang diduduki Israel serta ke pangkalan-pangkalan AS di negara-negara regional.


Sumber: Presstv.ir

nama-iklan

Komentar