Bupati Halteng Bersama Rombongan Kunjungi Ruas Jalan Kulo–Ekor

Halteng – Bupati Halmahera Tengah Ikram M. Sangadji bersama rombongan melakukan ground check pekerjaan sirtu di ruas Jalan Kulo–Ekor, jalur yang menghubungkan antara Kabupaten Halmahera Tengah dan Kabupaten Halmahera Timur.

“Alhamdulillah saya bersama Pak Wakil Bupati dan Tim Pemda Halmahera Tengah melakukan ground check pekerjaan sirtu pada ruas jalan Kulo–Ekor, jalur penghubung Halmahera Tengah dan Halmahera Timur,” demikian dilansir dari akun facebook.com milik Bupati Halteng Ikram M Sangadji, pada Minggu 26 Oktober 2026.

Bupati Halteng Ikram M Sangadji mengkroscek jalur Kulo–Ekor di Halteng, pada Minggu (25/10/2026). (Foto: Humas Pemda Halteng)

Dalam status di akun facebooknya, Bupati Ikram menjelaskan bahwa pada tahun 2023, saat ia menjabat sebagai pejabat (Pj) Bupati Halmahera Tengah, dirinya sempat menerima kunjungan Wakil Bupati Halmahera Timur Anjas Taher, bersama pimpinan DPRD Haltim.

“Kami berdiskusi tentang percepatan akses penghubung dua negeri Fagogoru yang memiliki ikatan sosial dan budaya yang kuat. Dan Alhamdulillah, melalui upaya bersama Pemda Halteng dan Pemda Haltim, jalur Kulo–Ekor kini telah tersambung. Bahkan, masyarakat Ekor sudah mulai memanfaatkan jalur ini untuk berbelanja dan beraktivitas di wilayah Halteng,” ujarnya.

Bupati Ikram juga mengatakan pada Jumat kemarin, pihaknya telah berdiskusi dengan Presiden Direktur (Presdir) PT IWIP, salah satunya terkait percepatan pembangunan terminal komersial Bandara Cekel sebagai bagian dari persyaratan pembukaan penerbangan komersial.

“Kita belajar dari berbagai musibah dan gangguan transportasi bahwa konektivitas alternatif sangat penting bagi wilayah Halmahera, termasuk peran strategis Bandara Cekel,” tandasnya.

Sebuah kendaraan milik Pemda Halteng melintas di jalur Kulo–Ekor yang baru dirintis, pada Minggu (25/10/2026). (Foto: Humas Pemda Halteng)

Menurutnya, dengan terbukanya jalur Kulo–Ekor serta beroperasinya jalur Kobe–Lukolamo sebagai alternatif akses, ia berharap mobilitas masyarakat semakin mudah, waktu tempuh semakin singkat, dan pertumbuhan ekonomi Weda serta wilayah sekitarnya semakin terbuka.

“Fagogoru menyatukan kita. Pembangunan konektivitas mempererat persaudaraan dan membuka peluang kesejahteraan bagi semua masyarakat,” tutup Ikram.


Reporter: Nurni Abdullah

nama-iklan

Komentar