Halbar — Alumni Kemah Setara Kaum Muda Ternate (AKSKM-Ternate) dan Pemuda Jaga Telaga Rano menggelar workshop bertema “Pemuda Jaga Kampung, Jaga Ruang Hidup, Lawan Geotermal” di Desa Goro-Goro, Kecamatan Sahu Timur, Kabupaten Halmahera Barat, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 11.00 hingga 13.20 WIT tersebut diikuti sekitar 35 pemuda Desa Goro-Goro. Workshop dibuka oleh Ketua Pemuda Desa Goro-Goro bersama perwakilan Gereja.
Workshop membahas kehadiran geothermal atau panas bumi di kawasan Telaga Rano serta dampak yang berpotensi ditimbulkan terhadap lingkungan dan masyarakat.
Perwakilan AKSKM-Ternate kegiatan tersebut yakni Wulan dan Fika sebagai penyuluh perempuan, serta Upiawan sebagai anggota AKSKM-Ternate.
“Ruang hidup masyarakat di kawasan telaga rano harus di jaga oleh kaum muda, khususnya anak muda Desa Goro-Goro,” ungkap Upi dalam sesi diskusi.
Selain itu, kegiatan turut dihadiri perwakilan Komunitas Jaga Telaga Rano, yakni Dwi Erli, Anggun, Britia Dodowor, dan Shanen Marwa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemutaran film dokumenter mengenai panas bumi di Dieng, Mataloko, dan daerah di Indonesia yang pernah terdampak Proyek Geotermal Panas Bumi.
Pemutaran film tersebut kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama peserta mengenai dampak dari kehadiran geothermal panas bumi.
Dalam diskusi, peserta membahas persoalan yang berkaitan dengan keberadaan geothermal, terutama karena aktivitas tersebut bersentuhan dengan kawasan hutan, air bersih, dan lahan yang menjadi ruang hidup masyarakat Desa Goro-Goro.
AKSKM-Ternate dan Komunitas Jaga Telaga Rano menyebut workshop tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran pemuda dan masyarakat Desa Goro-Goro mengenai keberadaan geothermal di kawasan Telaga Rano.
“Workshop dan diskusi ini akan menjadi alat perjuangan bagi desa-desa terdampak yang berada di kawasan telaga rano,” ujar Dwi Erli Salatu, perwakilan dari komunitas Jaga Telaga Rano.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi pemuda desa untuk memperoleh informasi dan mendiskusikan berbagai dampak yang berkaitan dengan pengembangan geothermal panas bumi di wilayah yang bersentuhan langsung dengan hutan dan lahan masyarakat.
Reporter: Pres
































Komentar