TEKAD Dorong Budidaya Semangka di Lahan Berpasir Lako Akediri

Halbar – Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) 2026 mendorong pemanfaatan lahan berpasir di Desa Lako Akediri, Kecamatan Sahu, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), untuk budidaya semangka, Rabu, (2/9/2026).

Program yang digagas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bersama Yayasan Bina Tani Sejahtera (YBTS) tersebut diwujudkan melalui kegiatan Demonstrasi Plot (Demplot). Temu lapang digelar untuk mematangkan perencanaan teknis dan kalkulasi usaha sebelum proses penanaman dimulai.

Demplot akan memanfaatkan lahan seluas 3.000 meter persegi. Dari luas tersebut, sekitar 2.400 meter persegi akan digunakan sebagai area efektif penanaman dengan 2.128 pohon semangka.

Dengan asumsi rata-rata berat buah mencapai 3 kilogram per pohon, produksi dalam satu musim panen diproyeksikan mencapai 6.384 kilogram atau sekitar 6,38 ton semangka.

Technical Expert YBTS, Anisa Rahma Fatika, mengatakan budidaya tanaman di lahan berpasir membutuhkan sejumlah perlakuan khusus. Menurut dia, pertanian di lahan pasir pantai telah diterapkan di sejumlah daerah, termasuk Bantul dan Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Ini tantangan sekaligus inovasi menarik. Kuncinya ada pada penyediaan tanaman penahan angin (windbreaker), air yang melimpah, serta penambahan bahan organik padat yang tinggi untuk meningkatkan daya ikat nutrisi,” kata Anisa.

Dalam pelaksanaannya, kelompok tani akan menerapkan metode Good Agriculture Practice (GAP), antara lain melalui penggunaan pupuk organik fermentasi dosis tinggi dan mulsa plastik.

Selain aspek budidaya, program tersebut juga mendapat dukungan anggaran sekitar Rp100 juta untuk pengadaan sarana mekanisasi dan teknologi pertanian.

Berdasarkan rencana anggaran belanja alat, sejumlah peralatan yang disiapkan antara lain cultivator untuk pengolahan tanah, sprayer elektrik, tangki penampung air berkapasitas 1.200 liter, tray semai, timbangan hingga kapasitas 60 kilogram, perlengkapan pelindung kerja, serta sarana pendukung irigasi berupa selang rol dan pipa.

Pengembangan demplot semangka ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan berpasir sekaligus membuka peluang usaha baru bagi kelompok ibu-ibu tani di Desa Lako Akediri.


Reporter: Pres

nama-iklan

Komentar