Ternate – Lepasan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) SMP Negeri 6 Kota Ternate akhirnya memasuki hari terakhir pelaksanaannya, yang berlangsung selama lima hari sejak tanggal 13 hingga penutupan pada 17, dilaksanakan dengan berbagai materi wajib, materi khusus, dan materi umum. Pembukaan MPLS dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, M. Si sebagai penanda resmi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Materi MPLS yang disampaikan meliputi tiga kelompok utama: materi wajib, materi khusus, dan materi umum. Pengenalan lingkungan sekolah SMP Negeri 6 Kota Ternate dan fasilitas yang tersedia.
Mengenalkan peraturan dan tata krama yang berlaku di sekolah.
Memperkenalkan guru dan tenaga kependidikan dari berbagai unit di sekolah.
– Pagi ceria: kegiatan senam Indonesia Hebat untuk peserta didik.
– Demo eksekutif/ekstra kurikuler: demo kegiatan khusus seperti Pramuka, PMR, dan demo lainnya.
– Kegiatan pagi hingga siang: shalat duha bagi seluruh peserta, kemudian shalat dhuhur secara berurutan.
– Delapan program pembiasaan: tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat, serta penyampaian budaya sikap terkait perilaku di rumah melalui buku penilaian.
Sosialisasi tentang reguler pemilihan sampah, wawasan kebangsaan, literasi digital, serta sopan santun dalam bermedia sosial.
materi terkait bahaya yang perlu diketahui.
Pengenalan kurikulum Merdeka yang diterapkan di SMP 6 Kota Ternate.
pada hari terakhir, direncanakan Lomba Yalial dan pentas kreatif bagi siswa.
Kepala sekolah dan panitia menilai bahwa program MPLS ini penting untuk memberi gambaran lebih dekat mengenai kegiatan sekolah, cara belajar, serta kurikulum yang diterapkan. Menurut pantauan pihak sekolah, peserta didik baru sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan selama lima hari pelaksanaan.
Penutupan MPLS direncanakan berlangsung hari ini setelah semua rangkaian materi disampaikan. Harapan pihak sekolah, para siswa baru dapat mengenal secara lebih dekat kegiatan yang ada di SMP Negeri 6 Kota Ternate, memahami cara belajar yang ditempuh, serta memahami kurikulum Merdeka yang diterapkan di sekolah tersebut.
Reporter: Nurni Abdullah

































Komentar