Halteng – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) memperkuat ketahanan energi di Kabupaten Halmahera Tengah melalui kolaborasi strategis dengan sektor industri.
Penguatan tersebut ditandai dengan penandatanganan amandemen Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) bersama PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) terkait peningkatan kapasitas pembelian tenaga listrik atau kelebihan daya dari 8,5 Megawatt (MW) menjadi 11 MW, Senin 2 Maret 2026.
General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, menjelaskan penambahan pasokan sebesar 2,5 MW ini merupakan bagian dari strategi optimalisasi potensi energi di kawasan industri guna memperkuat sistem kelistrikan masyarakat.
“Melalui skema pembelian kelebihan daya ini, kami memastikan cadangan daya pada sistem Weda dan sekitarnya tetap berada pada level aman, terutama di tengah pertumbuhan konsumsi listrik rumah tangga dan usaha mikro,” katanya, Selasa 3 Maret 2026.
Menurutnya, tambahan daya tersebut akan meningkatkan distribusi listrik, khususnya pada beban puncak. Dengan demikian, risiko gangguan maupun pemadaman akibat defisit daya dapat diminimalkan.
Ia menilai dukungan IWIP menjadi faktor penting dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik di Halmahera Tengah. Sinergi ini juga membantu percepatan penyediaan kebutuhan energi tanpa harus menunggu pembangunan pembangkit baru.
Selain memperkuat sistem, kerja sama ini dinilai lebih efisien secara operasional karena memanfaatkan kapasitas lebih dari manfaat yang telah tersedia. Kepastian pasokan listrik diharapkan berdampak positif terhadap iklim investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Presiden Direktur PT IWIP, Kevin He, menegaskan peningkatan kerja sama ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan di wilayah sekitar operasional industri.
“Kami berkomitmen mendukung pasokan listrik bagi masyarakat dan dunia usaha. Koordinasi dengan PLN akan terus diperkuat agar kualitas daya yang disalurkan memenuhi standar teknis dan memberikan manfaat optimal bagi pelanggan,” ujarnya.
Ke depan, PLN UIW MMU membuka peluang kolaborasi serupa dengan pelaku industri lainnya di Maluku dan Maluku Utara guna membangun sistem kelistrikan yang andal dan berkelanjutan sebagai landasan percepatan transformasi ekonomi di kawasan timur Indonesia.
Sumber: RRI Ternate


































Komentar