Sofifi – Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan pembangunan jalan di kawasan Pasar Galala, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, akan direalisasikan pada Tahun Anggaran 2026. Ruas jalan yang saat ini masih berstatus pengerasan (sertu) tersebut direncanakan akan diaspal melalui alokasi APBD Perubahan 2026.
Kondisi jalan di kompleks Pasar Galala telah lama dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, pasar tersebut menjadi pusat aktivitas ekonomi dan perdagangan rempah-rempah bagi warga Oba Utara hingga Jailolo Selatan. Saat musim hujan, badan jalan kerap tergenang air dan berlumpur, sementara di musim kemarau menimbulkan debu yang mengganggu kenyamanan pedagang maupun pembeli.
Keluhan itu disampaikan langsung salah satu warga kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat kegiatan Gerakan Pangan Murah di Sofifi. Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Sherly memastikan pembangunan jalan akan segera direalisasikan. “Jalan bikin tahun ini setelah bulan tujuh (Juli 2026),” kata Sherly, disambut tepuk tangan ribuan warga yang hadir.
Secara terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara, Risman Iriyanto Djafar, menjelaskan pihaknya telah melakukan identifikasi kondisi jalan di Pasar Galala. Sesuai arahan gubernur, pembangunan akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah dan direncanakan masuk dalam APBD Perubahan 2026.
Menurutnya, perhatian kepala daerah terhadap pembangunan infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan di wilayah Ibu Kota Sofifi dan sekitarnya, menjadi prioritas utama. Hal ini dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta memperkuat aktivitas perekonomian daerah.
“Meskipun di tengah tekanan fiskal, pembangunan infrastruktur jalan jembatan tetap menjadi prioritas ibu Gubernur dan Pak Wagub, termasuk di Sofifi,” ujarnya.
Dengan rencana pengaspalan tersebut, diharapkan akses menuju Pasar Galala semakin representatif, mendukung distribusi barang, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas ekonomi di kawasan itu.
Sumber: RRI Ternate












Komentar