Halut – Pos Pengamatan Gunung api (PGA) Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, melaporkan telah terjadi erupsi Gunung Dukono, pada Sabtu 4 April 2026 pukul 07:50 WIT.
Ketinggian kolom abu teramati kurang lebih 1.300 meter di atas puncak berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut.
“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maximum 24 milimeter berdurasi 96.44 Detik,” ucap Pengamat Gunung api Dukono, Bambang Sugiono, melalui rilis WAG, Sabtu 4 April 2026.
Bambang mengatakan, saat ini Gunung Dukono berada pada Status Level II (Waspada), sehingga masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung atau wisatawan, agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.
“Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap,” ujarnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat di sekitar Gunung Dukono, agar selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan, guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
Sumber: RRI Ternate













Komentar