Batang Dua – Sebanyak ratusan rumah di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate alami kerusakan akibat gempa bumi yang melanda pada Kamis, 2 April 2026. Tak hanya rumah, fasilitas rumah ibadah pun alami kerusakan dengan kategori rusak ringan hingga berat.
Meski begitu, tak ada korban jiwa dampak dari gempa bumi yang menggunakan wilayah setempat. Namun ratusan warga terpaksa diungsikan ke lokasi yang aman dari adanya ancaman Tsunami yang sebelumnya sempat dirilis BMKG.
Dari pengamatan media ini di Pulau Mayau, ratusan warga menempati lokasi pengungsian dia halaman sekolah yakni SMP Negeri 8 dan SMA Negeri 11. Ada pula warga Mayau yang membangun tenda dengan fasilitas seadanya di perkebunan warga yang tak jauh dari pemukiman penduduk.
Ketua RT 04 Kelurahan Mayau, Yus, saat dikonfirmasi mengatakan, saat gempa bumi terjadi ia sempat kaget sebab ini pertama kalinya gempa dengan getaran cukup besar terasa di Mayau. Berdasarkan instruksi pemerintah setempat dan inisiatif warga, mereka kemudian menyelamatkan diri ke tempat ketinggian yang dirasa lebih aman dari reruntuhan bangunan.
Saat ini, seluruh warga Mayau telah menempati lokasi pengungsian. Logistik dari pemerintah dan unsur terkait begitu dibutuhkan untuk mengurangi beban mereka yang kini menempati tenda-tenda darurat.
“Kamu butuhkan perlengkapan bayi dan lansia, terutama untuk mereka yang sakit. Selain itu, bantuan makanan dan minuman juga kami harapkan segera didistribusikan kepada kami, sehingga sedikit mengurangi beban kami di sini,” ujar Yus.
Dari amatan media ini, akan mulai didistribusikan kepada setiap posko pengungsian yang ada di Batang Dua. Khusus di Pulau Mayau sendiri terdata ada 22 posko pengungsian telah dibangun yang berada di 4 kelurahan.
Logistik ini sendiri terdiri dari komoditas beras, telur, mie instan, makanan siap saji, makanan anak dan air mineral, dan sejumlah komoditas makanan lainnya. Selain itu, juga terdapat logistik berupa matras, selimut hingga tenda BPBD yang akan dialokasikan untuk warga yang mengungsi.
“Dalam sehari dua ke depan pemerintah akan kembali mengalokasikan bantuan logistik dan pangan ke Batang Dua. Pemerintah daerah tentunya akan terus fokus memberikan bantuan secara bertahap kepada warga terdampak selama masa tanggal darurat 14 hari,” kata Sekretaris Daerah Kota Ternate yang juga Ketua Tim Tanggap Darurat, Rizal Marsaoly, saat memimpin apel tim di depan Kantor Camat Batang Dua, Jumat, 3 April 2026.

Berikut Rekapan Kerusakan Bangunan Akibat Bencana di Kecamatan Pulau Batang Dua;
Kelurahan Lelewi:
1 bangunan gereja (GKPMI Imanuel) Lelewi
1 bangunan gereja rusak sedang (GPDI Eklesia Lelewi)
1 bangunan gereja rusak ringan (GPDI Shallom)
19 rumah rusak berat
35 rumah rusak ringan
35 rumah rusak sedang
Kelurahan Bido:
1 bangunan gereja rusak sedang GKPMI Filadelfia Bido
9 rumah rusak berat
18 rumah rusak ringan
Kelurahan Pante Sagu:
1 bangunan gereja rusak ringan (Gereja Eklesia Pante Sagu)
1 rumah rusak sedang
Kelurahan Tifure:
1 bangunan gereja rusak ringan
9 rumah rusak ringan
Kelurahan Perum Bersatu:
2 rumah rusak berat
Kelurahan Mayau:
2 bangunan gereja rusak berat (GPM Mayau dan GBI Elshada)
1 gedung gereja rusak ringan (GMIH)
46 rumah rusak berat
40 rumah rusak ringan
Sumber: RRI Ternate













Komentar