Ternate – Seluruh kru kapal KM Garda Nusantara 17 yang mengalami kerusakan mesin di perairan Maluku Utara berhasil dievakuasi dengan selamat ke Pelabuhan Ahmad Yani Ternate. Proses penyelamatan dilakukan oleh tim SAR gabungan setelah kapal yang berlayar dari Bitung menuju Ternate itu mengalami mati mesin pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIT.
Insiden terjadi di perairan Batang Dua, Kota Ternate dengan titik koordinat 0°40.20’ N / 126°52.71’ E atau sekitar 29,73 mil laut dari Ternate dengan radian 78,85 derajat. Kondisi tersebut membuat kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran hingga akhirnya membutuhkan bantuan evakuasi dari tim penyelamat.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani menjelaskan bahwa proses evakuasi sempat mengalami kendala akibat cuaca buruk di lokasi kejadian. Meski demikian, seluruh korban berhasil diselamatkan dan dibawa menuju Pelabuhan Ahmad Yani Ternate menggunakan kapal Sabuk Nusantara 115.
Namun, nasib berbeda dialami kapal KM Garda Nusantara 17 yang mengalami kerusakan parah hingga akhirnya karam dan tenggelam di perairan antara Pulau Batang Dua dan Kota Ternate. “Beruntung seluruh kru kapal telah lebih dulu berhasil dipindahkan sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” kata Iwan Ramdani.
Sekitar pukul 18.50 WIT, KM Sabuk Nusantara 86 tiba di lokasi kejadian dan bertemu dengan KM Sabuk Nusantara 115. Kedua kapal tersebut kemudian melakukan pengawalan menuju Pelabuhan Ahmad Yani Ternate bersama kapal KN SAR Pandudewanata milik Basarnas Ternate.
Pada pukul 23.00 WIT, seluruh tim SAR gabungan bersama para korban akhirnya tiba di dermaga Pelabuhan Ahmad Yani dalam keadaan selamat. Para korban kemudian diserahkan kepada pihak PT PELNI Ternate dan keluarga masing-masing sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari Polda Maluku Utara.
Setelah seluruh proses evakuasi selesai, tim SAR gabungan melaksanakan debriefing sebagai tanda penutupan operasi pencarian dan penyelamatan. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama dalam operasi tersebut.
Operasi evakuasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Dit Polairud Polda Maluku Utara, Brimob Polda Maluku Utara, Polres Ternate, Bid Dokkes Polda Maluku Utara, Lanal Ternate, Korem 152/Babullah, KPLP Ternate, PT PELNI, PT Pelindo, BPPK Maluku Utara, KM Sabuk Nusantara 115, KM Sabuk Nusantara 86, Jasa Raharja Ternate serta RAPI Ternate.
Adapun tujuh kru kapal yang berhasil dievakuasi selamat yakni Untung Purwadi, Felix Herman Sulipatty, Teguh Gunawan, Dimas Afif Sugiyanto, Anselmus Hamonangan, Mohammad Al Yudha C.R, dan Mochmad Makhsun. Seluruh korban dilaporkan dalam kondisi selamat setelah menjalani proses evakuasi dari lokasi kejadian.
Sumber: RRI Ternate




































Komentar