Kapolda Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Isu Halmahera Tengah

Ternate – Masyarakat Maluku Utara khususnya di Kabupaten Halmahera Tengah diimbau untuk tidak mudah terprovokasi ketegangan warga dua desa di Kabupaten Halmahera Tengah. Imbauan ini disampaikan langsung Kapolda, Irjen Pol. Waris Agono agar Provinsi Maluku Utara tetap aman dan kondusif.

Dua desa yang bersitegang tersebut adalah Desa Banemo dan Desa Sibenpope, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.

‎ “Masyarakat saya imbau agar tetal menahan diri dan tidak mudah terprovokasi dengan berbagai informasi yang terjadi di Halmahera Tengah,” ujar Kapolda saat dikonfirmasi, Jumat, 3 April 2026.

Selain menahan diri agar tidak terprovokasi, masyarakat juga diminta tidak menyebarluaskan dokumentasi-dokumentasi berupa video maupun foto situasi yang saat ini terjadi di Halmahera Tengah.

‎“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di Halmahera Tengah, untuk menahan diri. Tahan jari-jari kita, jangan ikut menyebarkan hal-hal yang bisa memancing emosi kedua belah pihak,” ujar Waris.

‎Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan dan kedamaian, terlebih pada hari Jumat yang memiliki makna penting bagi umat beragama.

“Bagi umat Muslim, ini adalah hari Jumat yang penuh berkah. Sementara bagi saudara-saudara Nasrani, ini juga merupakan Jumat Agung. Jumat adalah hari yang baik, jangan diisi dengan pertikaian. Kita semua bersaudara,” tambahnya.

‎kapolda juga menyatakan, untuk meredam situasi di Halmahera Tengah, pihaknya telah menerjunkan personel Brimob dan Direktorat Samapta untuk melakukan langkah-langkah preventif.

‎“Kita semua bersaudara (torang samua basudara), mari kita sama-sama bergandengan tangan untuk Maluku Utara yang damai itu indah,” ucap Kapolda mengakhiri.


Sumber: RRI Ternate

nama-iklan

Komentar