Iran Lancarkan Gelombang Serangan Rudal Baru, 9 Juta Pemukim Berlindung Ditempat Aman

Timur Tengah17 Dilihat

Teheran – Tentara Iran telah mengumumkan putaran baru serangan balasan terhadap target di wilayah pendudukan Israel, sementara media Israel melaporkan suara sirene yang meraung-raung di kota Tel Aviv dan sekitarnya. 

Tentara Republik Islam mengeluarkan pernyataan pada Selasa (10/3/2026), mengumumkan penargetan kilang minyak dan gas serta tangki penyimpanan bahan bakar di pelabuhan Haifa yang diduduki.

Pernyataan tersebut mencatat bahwa pembalasan itu dilakukan dengan menggunakan pesawat nirawak serang yang dikerahkan oleh Angkatan Udara negara tersebut.

Tindakan balasan itu dilakukan sebagai tanggapan terhadap “serangan terhadap depot minyak Iran,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

“Pertempuran melawan Amerika Serikat yang kriminal dan rezim Zionis pembunuh anak akan terus berlanjut hingga kemenangan akhir front kebenaran atas kebohongan.”

Sementara itu, “garis depan” rezim Israel memberikan informasi pada hari Selasa, dengan mengatakan bahwa pembalasan terbaru juga mencakup peluncuran rudal.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa sirene telah berbunyi di seluruh permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki setelah “terdeteksi” rudal Iran yang datang.

Pasukan tersebut mengatakan bahwa sistem rudal rezim sedang berupaya mencegat proyektil-proyektil tersebut.

Laporan juga menunjukkan adanya bunyi sirene di tempat lain di wilayah pendudukan, termasuk kota suci al-Quds yang diduduki dan sebanyak “263 tempat lainnya.”

Situasi ini telah mendorong lebih dari sembilan juta pemukim ilegal untuk mencari perlindungan, tambah mereka.

Sejak akhir bulan lalu, rezim Israel dan Amerika Serikat telah memulai gelombang agresi baru tanpa provokasi terhadap Republik Islam.

Angkatan Bersenjata Iran segera melancarkan puluhan serangan balasan, menargetkan sasaran-sasaran sensitif dan strategis Amerika dan Israel di seluruh wilayah tersebut.

Di antara target-target penting lainnya, terdapat objek-objek musuh di kota Tel Aviv, kota suci al-Quds yang diduduki, dan kota Be’er Sheva yang diduduki, yang berfungsi sebagai pusat teknologi rezim Israel, serta kapal induk Abraham Lincoln milik AS dan sebuah kapal perusak Amerika di Samudra Hindia.


Sumber: Presstv.ir

nama-iklan

Komentar