Ternate – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak penggunaan media sosial pada anak-anak, khususnya terkait kesehatan mental dan pembentukan karakter generasi muda.
Dalam pernyataannya, Sherly menggambarkan fenomena yang kerap terjadi di tengah masyarakat saat ini, di mana anak-anak menghabiskan waktu berjam-jam menatap layar gawai tanpa aktivitas produktif.
“Saya melihat seorang anak duduk diam, menatap layar cukup lama. Bukan belajar, bukan bermain, hanya scroll tanpa henti. Kelihatannya biasa, tapi di balik itu ada yang sedang terbentuk: cara dia melihat diri dan menilai hidup,” ujar Sherly dalam keterangannya, Rabu, 1 April 2026.
Menurutnya, anak-anak saat ini tumbuh di ruang digital yang belum sepenuhnya aman. Ia menilai berbagai konten yang tidak sesuai usia, standar kehidupan semu di media sosial, hingga ujaran yang berpotensi melukai psikologis anak menjadi ancaman serius.
“Dampaknya nyata, mulai dari rasa cemas, kehilangan fokus, hingga muncul perasaan tidak cukup dalam diri anak,” katanya.
Gubernur perempuan pertama di Maluku Utara ini menegaskan, persoalan ini bukan sekadar isu teknologi, melainkan berkaitan langsung dengan kesehatan mental dan masa depan generasi muda, khususnya Generasi Alpha atau anak usia 0 hingga 16 tahun.
Ia juga menyinggung kebijakan pemerintah melalui Permenkomdigi No. 9 Tahun 2026 yang bertujuan melindungi anak-anak di ruang digital, salah satunya dengan membatasi akses media sosial bagi pengguna di bawah usia 16 tahun.
“Kebijakan ini bukan untuk membatasi, tapi untuk melindungi anak-anak kita dari dampak negatif yang belum mampu mereka kendalikan,” ucapnya.
Selain itu, Sherly mengajak para orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak dalam penggunaan teknologi sehari-hari. Menurutnya, kehadiran orang tua menjadi kunci utama dalam membentuk karakter anak di tengah derasnya arus digital.
“Anak-anak kita membutuhkan kehadiran kita setiap hari. Mari jaga mereka sebelum dunia digital membentuk mereka tanpa arah,” kata Gubernur Sherly.
Sumber: RRI Ternate













Komentar