Ternate – Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda, mengajak seluruh masyarakat di Malut untuk tetap menjaga kedamaian dan menjalin tali persaudaraan di tengah situasi konflik yang terjadi di Patani, Kabupaten Halmahera Tengah.
“Sehingga, sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menjaga situasi tetap kondusif, Wakil Gubernur Sarbin Sehe bersama Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Stephen M. Napiun telah turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi, memastikan keamanan masyarakat, serta membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak,” kata Gubernur Sherly Tjoanda melalui siaran pers diterima, Sabtu 4 April 2026.
Dalam pernyataannya, Gubernur menegaskan Pemerintah Provinsi hadir sebagai bagian dari upaya bersama untuk menjaga keseimbangan dan kedamaian, dengan mendengarkan semua pihak serta mendorong penyelesaian melalui pendekatan dialogis, serta penegakan hukum yang adil.
“Pemerintah hadir untuk memastikan semua pihak merasa didengar, dilindungi, dan mendapatkan ruang yang adil untuk menyampaikan pandangannya,” ujarnya.
Ia menekankan setiap persoalan pada dasarnya dapat diselesaikan melalui komunikasi yang terbuka dan saling menghormati. Ia juga mendorong keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur pemerintah daerah dalam membangun kembali kepercayaan antarwarga.
Menurutnya, kehadiran Wakil Gubernur dan Wakapolda di lokasi merupakan langkah penting untuk menjaga stabilitas sekaligus memastikan bahwa penanganan situasi berjalan secara tenang, terukur, dan berimbang.
“Kehadiran pemerintah dan aparat di lapangan adalah untuk menenangkan, melindungi, dan memastikan situasi tidak berkembang lebih jauh,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, khususnya di media sosial, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi.
“Kita semua memiliki peran untuk menjaga kedamaian. Mari saling menenangkan dan tidak memperkeruh keadaan,” ujarnya.
Gubernur juga mengingatkan bahwa masyarakat Maluku Utara memiliki nilai persaudaraan yang kuat sebagai fondasi kehidupan bersama.
“Perbedaan tidak boleh memisahkan kita. Justru dalam situasi seperti ini, kita diuji untuk saling menjaga dan menguatkan,” ujar gubernur Sherly.
Sumber: Antara













Komentar