Ternate – Posko tanggap darurat Pemerintah Kota Ternate mencatat sebanyak 133 rumah warga terdampak gempa bumi, dengan kerusakan signifikan terjadi di Kecamatan Batang Dua.
Berdasarkan hasil pendataan dari BPBD Kota Ternate, dari total 133 rumah warga rusak terdapat 32 rumah mengalami rusak berat, 36 rumah rusak sedang, dan 65 rumah rusak ringan. Kerusakan tersebar di lima kecamatan di Kota Ternate.
Di Kecamatan Batang Dua, Kelurahan Lelewi menjadi wilayah dengan tingkat kerusakan tertinggi, mencakup kategori rusak berat, sedang, hingga ringan. Sementara itu, Kelurahan Bido dan Tifure juga mencatat kerusakan dengan kategori yang bervariasi.
Di Kecamatan Ternate Selatan, kerusakan berat tercatat di Kelurahan Gambesi. Selain itu, di Kelurahan Mangga Dua dilaporkan satu warga mengalami luka-luka akibat gempa.
Kerusakan ringan juga ditemukan di sejumlah wilayah lain, yakni Kelurahan Tongole (Kecamatan Ternate Tengah), Sango dan Toboleu (Kecamatan Ternate Utara), serta Sulamadaha (Kecamatan Ternate Barat).
Posko tanggap darurat memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu orang mengalami luka-luka dan hingga kini belum ada laporan warga yang mengungsi.
Meski demikian, Pemerintah Kota Ternate tetap menyiapkan titik pengungsian sebagai langkah antisipasi, di antaranya di SD Negeri 78 Lelewi dan SMA Negeri 11 Kota Ternate.
Selain rumah warga, gempa juga berdampak pada fasilitas umum, khususnya sarana ibadah. Sedikitnya tujuh bangunan sarana ibadah dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga berat.
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menyampaikan bahwa data tersebut merupakan hasil rekapitulasi dari seluruh laporan yang masuk melalui posko tanggap darurat.
“Data ini merupakan data total yang telah dihimpun dari seluruh wilayah terdampak dan akan menjadi dasar dalam penanganan lanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi lintas instansi guna memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal, termasuk penyaluran bantuan bagi warga terdampak.
Pemkot Ternate juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan serta mengikuti arahan resmi dari petugas di lapangan.
Sumber: RRI Ternate













Komentar