BMKG: Aktivitas Gempa Bumi di Maluku Utara Mulai Menurun

Ternate – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa jumlah gempa bumi di Maluku Utara mulai menurun sejak pengakhiran status tsunami.

Kepala Balai BMKG Makassar Nasrol Adil, mengatakan hingga 4 April 2026, telah terjadi 770 kali gempa bumi, dengan 22 kali getaran yang dirasakan.

Ia menambahkan frekuensi gempa telah menurun dari sebelumnya yang mencapai magnitudo 7,6, dan saat ini gempa dirasakan Magnitudo 3,4 ke atas.

“Gempa semakin lama semakin menurun mulai pengakhiran tsunami,” kata Nasrol Adil, pada media ini, Sabtu (4/4/2026).

Nasrol Adil juga menjelaskan bahwa frekuensi tolakan gempa lebih besar ke arah barat atau ke arah Bitung Sulawesi Utara.

Lanjutnya, pantauan akan terus dilakukan BMKG dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat.

Nasrol, juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG serta tidak terpancing oleh informasi yang tidak akurat.

“Kami sampaikan kepada masyarakat agar tidak perlu panik karena potensinya sudah menurun,” tuturnya mengakhiri.


Reporter: Sukri Basir

nama-iklan

Komentar