Ternate – Kasus pneumonia pada anak masih menjadi perhatian tenaga medis, khususnya di Kota Ternate. Penyakit infeksi paru ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari virus, bakteri hingga paparan asap rokok di lingkungan sekitar.
Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Dharma Ibu Kota Ternate, dr. Gebi Novianti, Sp.A menjelaskan pneumonia pada anak paling sering terjadi akibat infeksi virus maupun bakteri. Namun, faktor lingkungan seperti asap rokok juga menjadi penyebab yang cukup dominan. Menurutnya, anak yang terpapar asap rokok berisiko mengalami pneumonia berulang.
“Pneumonia pada anak itu penyebabnya banyak. Bisa karena virus, infeksi bakteri, asap rokok, maupun polusi. Tapi yang paling sering itu karena infeksi virus maupun bakteri. Asap rokok juga sangat sering jadi penyebab, apalagi kalau ada keluarga di rumah yang merokok, biasanya anak akan bisa mengalami pneumonia berulang.” ucap dr. Gebi.
Lebih lanjut, dr. Gebi mengingatkan orang tua untuk segera membawa anak ke rumah sakit apabila muncul gejala tertentu yang mengarah pada pneumonia. “Yang harus dibawa ke dokter kalau anak demam tinggi, kemudian sesak napas atau napasnya cepat. Itu tanda-tanda pneumonia.” ujarnya.
Meski demikian, pneumonia pada anak dapat sembuh total jika ditangani dengan baik dan tepat. “Bisa sembuh total. Asalkan terapinya benar, diberikan antibiotik, dan minum obatnya teratur, insya Allah bisa sembuh,” ucap dr. Gebi.
Salah satu orang tua pasien pneumonia di Rumah Sakit Dharma Ibu, Ibu Ia, mengaku awalnya tidak menyangka anaknya mengalami pneumonia. Sebab, gejala yang muncul hanya seperti batuk pilek biasa.
“Awalnya anak saya batuk pilek berulang, kemudian panas tinggi. Dia sempat sesak napas dan itu yang membuat saya memutuskan membawa dia ke rumah sakit. Tapi batuk pileknya terlihat seperti batuk pilek biasa, ternyata setelah diperiksa anak saya positif pneumonia,” katanya.
Ia juga menyebutkan kemungkinan penyebab pneumonia pada anaknya berasal dari paparan asap rokok saat momen Lebaran. “Awalnya penyebabnya dari rokok. Kebetulan waktu Lebaran ada tamu yang merokok di rumah,” ujarnya.
Setelah mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Dharma Ibu Kota Ternate, kondisi anaknya kini mulai membaik. “Alhamdulillah setelah ditangani di rumah sakit, kondisi anak saya mulai membaik,” ujarnya.
Dokter mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk menghindarkan anaknya dari paparan asap rokok. Menjaga kebersihan lingkungan, serta segera memeriksakan anak ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala pneumonia.
Sumber: RRI Ternate













Komentar