Ternate – Munara Corporate bersama para penulis, penyiar, dan budayawan Maluku Utara menggelar buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan rapat perdana persiapan pementasan monolog bertajuk “PAHLAWAN NASIONAL: Jejak Perjuangan dari Moloku Kie Raha”. Pertunjukan tersebut berlangsung pada tanggal 25 April 2026 di Bioskop XXI Jatiland Mall, Ternate.
Kegiatan ini menjadi catatan tersendiri karena disebut sebagai pementasan monolog bertema pahlawan nasional pertama yang digelar di Maluku Utara. Selain sebagai ajang seni pertunjukan, agenda ini juga dirancang sebagai ruang edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Pementasan akan mengangkat kisah perjuangan sejumlah tokoh penting dari Moloku Kie Raha, yakni Sultan Babullah, Sultan Nuku, Sultan Zainal Abidin, serta Salahuddin bin Talabuddin. Keempatnya diketahui memiliki peran besar dalam sejarah perjuangan dan perkembangan peradaban di kawasan Maluku Utara.
Monolog Naskah ditulis oleh para sejarawan dan penjelajah Maluku Utara, yakni Saiful Ruray, Asghar Saleh, Herman Oesman, Irfan Ahmad, dan Amar Ome. Dalam pementasan ini, Amar Ome juga dipercaya sebagai sutradara.
Sementara itu, peran monolog akan dibawakan oleh Syahril Ibnu, Aziz Hasyim, Amal, dan Asrul NL, yang akan menghadirkan interpretasi kreatif atas perjalanan sejarah para tokoh tersebut.
Koordinator kegiatan, Dr. Masayu Gay, kepada rri.co.id, Sabtu 28 Februari 2026, menyampaikan bahwa pertunjukan ini diharapkan menjadi ruang kultural yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membangun kesadaran sejarah serta memperkuat literasi masyarakat terhadap jejak perjuangan para pahlawan dari tanah Moloku Kie Raha.
“Melalui pendekatan seni monolog, kami ingin menghadirkan sejarah dalam bentuk yang lebih dekat dan menyentuh, sehingga generasi muda dapat memahami nilai perjuangan para tokoh bangsa dari daerahnya sendiri,” ujarnya.
Sumber: RRI Ternate




Komentar