Teheran – Tentara Republik Islam Iran telah melancarkan serangan drone balasan terhadap pusat-pusat strategis milik produsen senjata Israel, termasuk Rafael dan Industries Aircraft Israel (IAI).
Dalam sebuah pernyataan pada Senin (16/3/2026), Angkatan Darat mengatakan bahwa mereka telah melakukan operasi tersebut sebagai tanggapan atas kejahatan yang dilakukan AS dan Israel dalam agresi ilegal mereka terhadap Iran.
Disebutkan bahwa Rafael berupaya mengembangkan sistem Iron Dome dan rudal Spike milik Israel, serta teknologi siber untuk militer rezim tersebut.
Disebutkan bahwa IAI memproduksi pesawat militer, drone, rudal, sistem pertahanan udara, dan sistem vital seperti perisai rudal Arrow.
Tentara Iran selanjutnya mengatakan operasi tersebut dilakukan untuk menghormati para pelaut yang gugur dari kapal perusak Iran Dena, yang diserang oleh kapal selam AS di lepas pantai Sri Lanka pada 4 Maret saat kembali ke tanah air dari latihan angkatan laut bersama India.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan tindakan agresi tanpa provokasi terhadap Iran pada 28 Februari dengan membunuh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, bersama dengan para komandan militer senior, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan negara tersebut.
Musuh-musuh Iran sengaja menargetkan struktur sipil Iran, termasuk sekolah, rumah sakit, bank, dan fasilitas olahraga, menewaskan ratusan warga Iran.
Iran mulai dengan cepat membalas serangan militer teroris dengan melancarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak ke wilayah yang diduduki Israel serta aset-aset AS di negara-negara regional.
IRGC menargetkan depot amunisi AS di pangkalan UEA.
Selain itu, pada hari Senin, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan bahwa Angkatan Lautnya telah menargetkan gudang amunisi pusat pasukan teroris AS di pangkalan udara al-Dhafra di Uni Emirat Arab (UEA).
Operasi yang “akurat dan menghancurkan” itu menyebabkan ledakan hebat di pangkalan tersebut, di mana perintah evakuasi dikeluarkan dan jet tempur dipindahkan ke pangkalan lain, tambahnya.
IRGC mencegat dan menghancurkan drone musuh.
Dalam pernyataan terpisah, IRGC mengumumkan bahwa mereka telah mencegat dan menghancurkan dua drone bersenjata musuh sebelum drone tersebut melakukan serangan.
Disebutkan bahwa sebuah drone Heron dicegat di atas ibu kota Iran, Teheran, pada Minggu malam, sementara sebuah Hermes-900 dihancurkan di atas wilayah Jam di Provinsi Bushehr.
Sumber: Presstv.ir




































Komentar