Ketua DPD PSI Halbar Ajak Masyarakat Jadi Agen Perdamaian di Momentum Paskah


Halbar – Peringatan Jumat Agung dimaknai sebagai momentum refleksi mendalam oleh Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Halmahera Barat, Rino Lamo. Dalam pesan dan kesannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani kasih dan pengorbanan Yesus Kristus sebagai landasan membangun kehidupan yang damai dan penuh toleransi, Jumat (3/4/2026).

Dalam pernyataannya, ia membuka dengan salam damai sejahtera, sekaligus menegaskan bahwa Jumat Agung bukan sekadar peringatan religius, melainkan refleksi atas cinta kasih yang universal.

“Pengorbanan Kristus di kayu salib adalah bukti nyata kasih, pengampunan, dan perdamaian bagi seluruh umat manusia tanpa terkecuali,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa nilai-nilai tersebut sangat relevan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di tengah keberagaman yang ada di Halmahera Barat.

Menurutnya, perbedaan suku, agama, dan budaya bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi dan mempererat persaudaraan.

Sebagai pimpinan partai, ia juga menegaskan komitmen PSI untuk terus menjaga semangat kebhinekaan.

“Kami percaya bahwa perjuangan politik harus berpijak pada nilai kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian. Karena itu, kami berdiri di garda terdepan dalam menolak intoleransi dan merawat persatuan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Jumat Agung sebagai panggilan moral. Menurutnya, damai tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus diperjuangkan melalui ketulusan, keberanian, dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita semua dipanggil menjadi terang dan garam di tengah dunia, menghadirkan kasih dalam setiap langkah kehidupan,” tambahnya.

Di akhir pesannya, ia berharap semangat pengorbanan Kristus dapat terus menginspirasi masyarakat untuk menebarkan kasih, memperkuat persatuan, serta menjadi berkat bagi sesama.

“Selamat memperingati Jumat Agung. Kiranya Tuhan memberkati kita semua,” tutupnya.


Reporter: Tiklas Babua

nama-iklan

Komentar