IRGC Perintah Evakuasi Fasilitas Industri Milik AS di Kawasan Asia Barat

Timur Tengah52 Dilihat

Teheran – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sekali lagi mendesak para pekerja untuk mengevakuasi fasilitas industri yang berafiliasi dengan AS di Asia Barat menjelang serangan balasan Iran. 

Pada Senin 16 Maret 2026, Kantor Humas IRGC mengeluarkan peringatan baru kepada pemilik industri yang berafiliasi dengan AS di wilayah tersebut dan menyerukan evakuasi para pekerja mereka.

“Kami memperingatkan rezim Amerika yang kalah untuk mengevakuasi semua industri Amerika di wilayah tersebut, dan kami meminta orang-orang yang tinggal di sekitar industri tempat warga Amerika memegang saham untuk meninggalkan daerah-daerah ini agar mereka tidak dirugikan,” bunyi pernyataan itu.

“Dalam beberapa jam mendatang, industri-industri ini akan menjadi target dan diserang,” tambahnya.

Amerika Serikat dan Israel memulai babak baru agresi militer ilegal terhadap Iran pada 28 Februari, sekitar delapan bulan setelah mereka melakukan serangan tanpa provokasi terhadap negara tersebut.

Serangan baru-baru ini menyebabkan gugurnya Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Sayyed Ali Khamenei dan ratusan warga sipil Iran, termasuk wanita dan anak-anak, serta beberapa komandan militer senior.

Iran telah melakukan serangan balasan besar-besaran terhadap aset-aset AS di kawasan tersebut dan terhadap lokasi-lokasi di wilayah pendudukan Israel sejak hari pertama perang AS-Israel.

Republik Islam Iran menyatakan bahwa mereka menghormati kedaulatan dan integritas wilayah negara-negara tetangganya dan serangan balasan mereka ditujukan pada aset dan pangkalan AS di wilayah mereka.

Selain itu, mereka juga memperingatkan negara-negara di kawasan tersebut untuk tidak mengizinkan wilayah mereka digunakan untuk serangan terhadap Iran.


Sumber: Presstv.ir

nama-iklan

Komentar