Pemberdayaan Kampung Nelayan Dan Desa Tematik Sebagai Upaya Penyerap Tenaga Kerja dan Stabilitas Sembako

Pertambangan40 Dilihat

Ternate, pemerintah untu menggerakkan ekonomi wilayah pesisir melalui  pemberdayaan kampung nelayan dan pembangunan desa tematik, dengan fokus menciptakan lapangan kerja, budidaya tematik, serta upaya menjaga harga sembako melalui pasar murah.

Mengajak Gubernur Bupara Bupati Wali Kota, untuk kita menciptakan lapangan kerja. Kita bangun kampung nelayan, agar bisa menyerap anak-anak kita yang belum bekerja. Kita juga akan bangun desa tematik, Desa Taman. Untuk budidaya itu, budidaya tematik tiap desa kalau punya lahan 1000 meter, kita akan bangun. Nanti untuk budidaya tematik itu bisa nyarap tenaga kerja 6 orang, asal desa punya seribu meter kita bangunan
Banyak ikan maka di sini kita harus bangun kampung Melayu agar ada dukungan yang kuat.

Ada layanan lainnya, ada layanan utara. Kita bangun balai lelangnya, kita bangun pabrik esnya, kita bangun kursoritnya, kita bangun bengkel-nya, kita bangun SPBN untuk isi solarnya, kita bangun bengkel-nya sehingga nelayan bisa melaut dengan tenang. Begitu dapat ikan, ikannya harganya terjamin.

fokusnya di berapa titik untuk program. pemberdayaan kampung nelayan itu? Tahunan 2000, titik yang tematik 40 ribu desa.

Yang kedua, ini rakyat kita masyarakat lagi susah. Saya mengajak kandang-kandang depan, baik di legislatif maupun di eksekutif, juga gubernur, para bupati, wali kota untuk selain pasar murah. Sekarang sembako kan lagi mahal.

Kita ikut memperhatikan dengan kegiatan pasar murah. Gubernur, bupati, wali kota, camat, DPR, wakil-wakil bupati, wakil gubernur, bareng-bareng. Karena ada dari APBD itu yang untuk bencana, itu bisa diambil untuk jadi pasar murah sehingga rakyat kita yang membeli harga sembako dengan mahal bisa terbantu.

Reporter:Nurni abdullah

nama-iklan

Komentar