Ternate – Tim Pelaksana Angkutan Haji Maluku Utara resmi menetapkan Sriwijaya Air sebagai pemenang lelang penyedia layanan penerbangan haji tahun 2026. Keputusan tersebut diambil melalui proses negosiasi dan evaluasi yang dipimpin Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, bersama Ketua Tim, Asrul Gailea, Kakanwil Haji dan Umrah Muhammad Zaber Wahid di Ternate, Senin 23 Maret 2026.
Dalam proses tersebut, Sriwijaya Air dinilai mampu memenuhi seluruh standar yang ditetapkan panitia, sekaligus mengugguli dua maskapai lain, yakni Lion Air dan Garuda Indonesia.
“Penyiapan maskapai, kami memberikan penghargaan kepada tim yang bekerja. Hasilnya ditetapkan Sriwijaya sebagai pemenang karena penawarannya diterima berdasarkan evaluasi panitia, memenuhi syarat dan indikator layanan yang telah ditetapkan,” kata Sarbin Sehe usai pertemuan.
Wakil Gubernur mendesak pentingnya penyelesaian seluruh aspek teknis menjelang kepergian jemaah haji. Ia meminta panitia segera merampungkan kontrak terkait penerbangan, akomodasi, hingga kesiapan teknis lainnya.
Selain itu, Sarbin juga mengingatkan agar kuota jemaah haji Maluku Utara yang berjumlah 785 orang dapat terisi penuh. Ia meminta Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah untuk memastikan proses penempatan jemaah berjalan cepat jika terdapat calon jemaah yang berhalangan berangkat.
“Kami berharap panitia bekerja maksimal karena waktunya tinggal sekitar satu bulan.Jadwal keberangkatan kloter 13 direncanakan pada 30 atau 31, kemudian disusul kloter 15 dua hari setelahnya,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengupayakan seluruh tahapan persiapan, baik administratif maupun operasional, dapat rampung tepat waktu guna menjamin kelancaran pemberangkatan jemaah haji tahun ini.
Sumber: RRI Ternate













Komentar