Iran Ancam akan Tumpahkan Darah Penjajah di Teluk Persia jika Pulau-pulau Diserang

Timur Tengah23 Dilihat

Teheran – Ketua Parlemen Mohammad-Baqer Qalibaf memperingatkan bahwa Iran akan membuat Teluk Persia berlumuran darah penjajah jika pulau-pulau negara itu diserang.

Dalam sebuah unggahan di X pada Kamis (12/3/2026), Qalibaf menekankan bahwa Republik Islam akan meninggalkan sikap menahan diri jika terjadi agresi terhadap pulau-pulau Iran yang terletak di Teluk Persia.

“Tanah Air atau Kematian! Setiap agresi terhadap wilayah kepulauan Iran akan menghancurkan semua pengekangan,” katanya.

“Kita akan mengesampingkan semua batasan dan membuat Teluk Persia berlumuran darah para penjajah.”

Dia juga menganggap Presiden AS Donald Trump bertanggung jawab atas darah yang ditumpahkan kepada tentara Amerika.

Amerika Serikat dan Israel melancarkan tindakan agresi ilegal terhadap Iran pada 28 Februari dengan membunuh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, bersama dengan para komandan militer senior, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan negara tersebut.

Musuh-musuh sengaja menargetkan struktur sipil Iran, menewaskan sedikitnya 1.348 warga Iran dalam serangan kriminal tersebut.

Iran mulai dengan cepat membalas agresi kriminal tersebut dengan melancarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak ke wilayah yang diduduki Israel serta pangkalan-pangkalan AS di negara-negara regional.


Sumber: Presstv.ir

nama-iklan

Komentar