Momentum Idulfitri dan Nyepi Perkuat Toleransi di Maluku Utara

Ternate – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Maluku Utara menyatakan, momentum Pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948/2026 M dan Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M yang hampir bersamaan menjadi momentum perkuat toleransi antarumata di Maluku Utara.

Ketua FKUB Maluku Utara, Adnan Mahmud saat dikonfirmasi mengatakan, perayaan hari raya yang bersamaan tersebut adalah kesempatan bagi masyarakat untuk menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk hidup rukun.

“Dengan adanya Idulfitri dan Nyepi yang berdekatan, kita bisa lebih memahami dan menghormati satu sama lain,” ujar Adnan. Adnan mengatakan, langka ini dapat semakin mempererat hubungan harmonis antara umat Islam dan umat Hindu di daerah tersebut.

Seperti diketahui, di penghujung Ramadhan, umat Islam fokus dalam mempersiapkan diri menyambut Idulfitri setelah menjalani ibadah puasa sebulan penuh. Sementara umat Hindu juga tengah bersiap menjalani Catur Brata Penyepian yang mengharuskan mereka untuk berdiam diri, bermeditasi dan menjauh dari segala aktivitas duniawi.

“Momentum ini menjadi ajang bagi kedua komunitas untuk saling berbagi kasih sayang dan menunjukkan empati. Dalam Islam, puasa Ramadhan dibagi menjadi tiga fase: 10 hari pertama sebagai rahmat, 10 hari kedua sebagai magfirah (ampunan), dan 10 hari terakhir sebagai transmisi api neraka,” katanya.

Dirinya juga mengakui, esensi dari ibadah ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian sosial tidak hanya kepada sesama umat Islam, tetapi juga kepada seluruh umat manusia.

Ketua FKUB menegaskan bahwa kemajemukan adalah sunnatullah atau ketetapan Tuhan yang harus dijaga. Oleh karena itu, masyarakat Maluku Utara diharapkan menjadikan momen dua hari raya ini sebagai ajang untuk semakin mempererat kerukunan dan menciptakan kehidupan sosial yang damai dan harmonis.

“Keberagaman adalah kekuatan kita. Mari kita manfaatkan momen ini untuk terus menjaga kebersamaan, saling menghormati, dan membangun toleransi yang lebih kokoh di Malut,” ucapnya mengakhiri.


Sumber: RRI Ternate

nama-iklan

Komentar