Tel Aviv – Gelombang serangan rudal Iran mampu menembus sistem pertahanan Israel dan menghantam dua kota di bagian selatan Israel yang berdekatan dengan sebuah fasilitas nuklir.Kementerian Kesehatan Israel menyatakan sebanyak 116 orang terluka di Arad dan 64 lainnya di Dimona setelah rudal balistik menghantam kedua kota pada Sabtu (21/03/2026) malam.
Stasiun televisi pemerintah Iran sebelumnya melaporkan bahwa serangan tersebut merupakan balasan atas serangan terhadap fasilitas nuklir Natanz di Iran pada Sabtu (21/03/2026).
Ahmadiel Ben Yehuda, warga yang tinggal hanya dua menit berjalan kaki dari lokasi jatuhnya misil di Dimona, mengatakan ia sedang menuju tempat perlindungan ketika serangan terjadi.
“Ada kerusakan di semua rumah di komunitas kami—banyak langit-langit runtuh dan jendela pecah—termasuk di rumah saya sendiri,” ujarnya.
“Saya merasa ngeri. Sulit dipercaya kekuatan sebuah misil bisa menghancurkan beton, melihat kehancuran itu sulit dipahami,” tambahnya.
Sumber: BBC Indonesia













Komentar