Perang AS-Israel Melawan Iran Adalah Pertempuran antara Kejahatan dan Kebaikan

Timur Tengah32 Dilihat

Teheran – Seorang pembuat film Iran ternama menggambarkan perang agresi AS-Israel terhadap Republik Islam sebagai pertarungan antara kejahatan dan kebaikan.

“Hari ini, Iran yang agung, atas nama semua orang yang tertindas di seluruh dunia, melawan Israel dan AS yang membunuh anak-anak,” tulis Majid Majidi dalam sebuah catatan pada hari Minggu (15/3/2026).

Dia mengatakan bahwa garis depan pertempuran ini tidak terbatas pada medan perang militer, tetapi telah meluas ke rumah-rumah warga sipil, rumah sakit, dan sekolah-sekolah anak-anak yang tidak memiliki perlindungan selain harapan.

Terlepas dari semua tekanan, bangsa Iran tetap teguh, tambahnya.

Sang sutradara mencatat bahwa para pemimpin gerakan ini dan anak-anak yang tidak bersalah adalah bagian dari kisah perlawanan suatu bangsa yang teguh menghadapi tekanan.

Amerika Serikat dan Israel memulai babak baru agresi militer ilegal terhadap Iran pada 28 Februari, sekitar delapan bulan setelah mereka melakukan serangan tanpa provokasi terhadap negara tersebut.

Serangan-serangan tersebut menyebabkan gugurnya Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, ratusan warga sipil Iran, termasuk wanita dan anak-anak, serta para komandan militer.

Dalam salah satu kejahatan perang paling keji, AS dan Israel melakukan serangan rudal Tomahawk berdarah terhadap gedung sekolah dasar Shajarah Tayyebeh di kota Minab, Iran, pada tanggal 28 Februari, yang menewaskan sedikitnya 168 orang, sebagian besar anak-anak, dan melukai 95 lainnya.


Sumber: Presstv.ir

nama-iklan

Komentar