Pentagon – Militer AS telah mengkonfirmasi bahwa tiga tentara Amerika tewas dan lima lainnya luka serius dalam serangan Iran terhadap pangkalan-pangkalan Amerika di wilayah tersebut.
Dalam sebuah pernyataan pada Minggu (01/2/2026), Komando Pusat AS (CENTCOM) juga mengkonfirmasi bahwa beberapa tentara AS lainnya mengalami gegar otak dan cedera non-fatal lainnya.
Korban jiwa tersebut merupakan kematian pertama warga Amerika yang dikonfirmasi sejak AS dan Israel melancarkan perang agresi terhadap Iran pada Sabtu pagi, yang menewaskan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan banyak komandan militer senior di Teheran serta menyerang situs militer dan sipil di seluruh negeri.
Serangan itu terjadi sekitar delapan bulan setelah mereka melancarkan serangan tanpa provokasi terhadap negara tersebut. Kedua serangan itu terjadi ketika Teheran sedang terlibat dalam pembicaraan diplomatik dengan Washington mengenai program nuklirnya.
Iran dengan cepat mulai membalas serangan hari Sabtu dengan melancarkan rentetan rudal dan serangan pesawat tak berawak ke wilayah yang diduduki Israel serta pangkalan-pangkalan AS di seluruh wilayah tersebut.
Iran telah berulang kali memperingatkan bahwa pasukan AS akan menjadi sasaran yang sah jika Washington melancarkan serangan militer terhadap negara tersebut.
Agresi terbaru terhadap Iran terjadi di tengah negosiasi nuklir tidak langsung antara Teheran dan Washington, dengan putaran ketiga dan terakhir berlangsung pekan lalu.
Sumber: Presstv.ir


































Komentar