
Halbar — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organda Angkutan Barang Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) menyerahkan data organisasi kepada Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Zefanya Murary. Penyerahan tersebut turut disaksikan langsung oleh Asisten II Pemkab Halbar Maks Saleky, Kamis (7/5/2026).
Usai penyerahan data, DPC Organda bersama Disperindagkop menggelar rapat koordinasi terkait persoalan inflasi harga barang di Kabupaten Halbar. Pertemuan itu juga dihadiri unsur Kejaksaan Negeri Halbar serta Kepala Dinas Pertanian Halbar.
Dalam rapat tersebut, Ketua DPC Organda Angkutan Barang menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemkab Halbar, khususnya terkait distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi yang dinilai belum dirasakan secara maksimal oleh para sopir dump truk di daerah itu.
Ketua DPC Organda devisi Angkutan Barang, Denny Erickson Tude menyatakan, para sopir angkutan barang masih mengalami kesulitan mendapatkan solar subsidi, padahal di Kabupaten Halbar disebut memiliki kuota sekitar 40 ton solar subsidi.
“Kami meminta pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan distribusi solar subsidi tepat sasaran, karena sampai saat ini para sopir dump truk masih kesulitan mendapatkan BBM subsidi,” ungkap Denny dalam rapat tersebut.
Selain itu, DPC Organda juga meminta adanya fungsi pengawasan dari Kejaksaan Negeri Halbar terhadap penyaluran BBM subsidi agar tidak terjadi penyalahgunaan maupun distribusi yang tidak sesuai peruntukan.
“Persoalan distribusi solar subsidi dinilai berdampak langsung terhadap biaya operasional angkutan barang yang berujung pada meningkatnya harga kebutuhan pokok di pasaran,” jelas Denny.
Karena itu, Organda berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret guna menjaga stabilitas distribusi barang dan menekan laju inflasi di Kabupaten Halmahera Barat.
“Pemerintah daerah melalui rapat koordinasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan distribusi BBM subsidi sekaligus mencari solusi bersama agar kebutuhan para sopir angkutan barang dapat terpenuhi demi kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat,” tandasnya.
Reporter: Pres

































Komentar