Najaf – Grand Ayatollah Sayyid Ali al-Sistani, tokoh agama Syiah yang dihormati dan berpusat di Najaf, menyampaikan ucapan selamat kepada Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei atas terpilihnya beliau sebagai Pemimpin Revolusi Islam Iran yang baru, serta menyatakan harapan agar beliau sukses dalam melayani bangsa Iran yang agung dan menangkis “pihak-pihak yang berniat jahat”.
Dalam sebuah pesan pada Rabu (11/3/2026), Grand Ayatollah Sistani menghormati mendiang Pemimpin, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, dengan menyebutnya dengan gelar kehormatan tradisional “Rizwanullahi Alayh” (Semoga rahmat Allah menyertainya).
“Dalam rangka memperingati wafatnya Pemimpin Republik Islam Iran, Ayatollah Khamenei (semoga Allah merahmatinya), diharapkan penerusnya yang terhormat (semoga Allah melindunginya) akan berhasil dan didukung dalam mengabdi kepada bangsa Iran yang agung, dalam menolak pihak-pihak yang berniat jahat, dan dalam menjaga persatuan dan kekompakan nasional,” demikian isi pesan tersebut.
Majelis Pakar Iran, badan beranggotakan 88 ulama yang bertanggung jawab berdasarkan Konstitusi untuk menunjuk otoritas politik dan agama tertinggi negara itu, secara resmi memilih Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Revolusi Islam ketiga pada Minggu (8/3/2026) malam.
Ulama berusia 56 tahun itu menggantikan ayahnya, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, yang gugur dalam serangan teroris AS-Israel pada 28 Februari yang menargetkan ibu kota Iran.
Agresi tersebut, yang juga merenggut nyawa para komandan militer senior Iran dan warga sipil, termasuk serangan mengejutkan terhadap sebuah sekolah perempuan di Minab yang menewaskan sekitar 170 siswi tak berdosa, telah dikecam secara luas sebagai tindakan terorisme negara yang tidak beralasan.
Sumber: Presstv.ir




































Komentar