Halteng – Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji membahas penambahan suplai listrik bersama PLN. Pertemuan tersebut digelar bersama UMP3 Sofifi dan ULP Weda pada 26 Februari 2026.
Penambahan suplai listrik berasal dari PLTU IWIP melalui skema kerja sama komersial. Total tambahan kapasitas disepakati mencapai 11 Megawatt (MW) untuk kebutuhan daerah.
Sebelumnya, rencana awal hanya sebesar 1,5 MW sesuai pembahasan awal. Namun pihak IWIP menyetujui peningkatan tambahan menjadi 2,5 MW sehingga total mencapai 11 MW.
“Penambahan 2,5 MW kami prioritaskan untuk kebutuhan pemerintah dan masyarakat lokal. Kami ingin memastikan tidak ada lagi pemadaman bergilir seperti dua bulan terakhir,” kata Bupati.
Realisasi suplai listrik dilakukan bertahap sejak tahun 2023 saat dirinya menjabat. Awalnya sebesar 5 MW kemudian bertambah 3,5 MW pada 2025 lalu.
Kesepakatan terbaru dijadwalkan ditandatangani pada 27 Februari 2026 pukul 16.00 WIT. Pemerintah daerah berharap suplai tambahan ini mampu menjaga stabilitas kelistrikan daerah.
Bupati juga meminta masyarakat menggunakan listrik sesuai kebutuhan sehari-hari secara bijak. Langkah tersebut dinilai penting agar kapasitas tetap stabil dan terhindar dari gangguan.
“Atas nama pemerintah daerah kami berterima kasih kepada IWIP dan PLN,” ujarnya. Ia berharap sinergi ini terus berlanjut demi pelayanan listrik lebih baik.
Sumber: RRI Ternate

































Komentar